HEDIR AKHMAD

Adalah sebuah blog tentang kehidupan, dan segala yang terjadi dan terpikirkan di dalamnya.

Hey, kamu tahu, ada sensasi lega dan tenang saat kamu bisa mengirimkan sebuah pesan kepada orang, yg itu kamu yakin dia ga bakalan nerima itu pesan

Semuanya bisa terjelaskan dengan lepas, dan tanpa ada khawatir Si penerima pesan itu dapat membaca semua pesan konyolnya
Wakakaka

Aku ga tau kamu akan aktifnya kapan

Tapi aku yakin bahwa kamu ga bakalan bisa baca ini jika melebihi 3 hari ga aktif whatsapp

Fyuuuh

Wakakakaaa

Semoga semuanya diberikan kelancaran buatmu, untuk kehidupanmu, di tempatmu

Oke

Siiip

Senangnya bisa nyampah di sini

Whoaaaahahaaaa

hey, pahamkah kamu, bahwa saat melihatmu, yang dalam berarti tidak melihat secara langsung melalui indra mata, melainkan melihatmu dengan cara yang berbeda, melalui beberapa perantara, baik itu teknologi, tulisan, bahkan bayangan, dan tahukah kamu, sebenarnya terdapat sebuah keteduhan yang khas yang terpancar dari dalam dirimu.

diri ini selalu takjub, dan kagum dengan semua yang kamu lakukan, walaupun secara tidak langsung merasakan sensasinya, tapi getar getar sudut hati ini selalu menggema, dan bersuara lirih, memanggil namamu yang begitu lembut, hmm... ya, kamu begitu lembut kurasa,

hati ini kadang tersenyum kecil, mendengar mu, meski tidak menggunakan telinga secara langsung, tapi merasakan suaramu yang unik itu, hahaha, ada sesuatu yang khusus saat memikirkannya, kamu tidak perlu tahu darimana diri ini mendapatkannya, dan kamu tenang saja, tidak akan ada sesuatu yang akan merugikanmu, aku menjaminnya.

- - -

aku berharap, kamu dapat menurunkan sedikit tembok pembatasmu

agar utusan hati ini bisa beruluk salam kepada jiwa mu

yang tenang, yang senantiasa terjaga kejernihan hatimu

Assalaamu Alaiki, Ya Anti..

sungguh, begitu tergugah melihat semua keindahan ini, pohon pohon, daun daun, angin, dan bunga berputar dalam satu kesatuan yang begitu harmoni, batu dan debu bergandengan memainkan irama syahdu yang tidak bisa terdefinisikan melalui kata kata, begitu nyaring, begitu sunyi, terlihat teduh, dan terdengar lirih, subhanallah...

Jika tidak karena melewati hal itu, diri ini tidak mungkin mengalami hal ini, sebuah pengalaman terbaik, terbijak, dan terindah dalam hidup ini, sangat bersyukur bisa menemanimu hingga kini, terima kasih atas semuanya, ini sangatlah berkesan.

mata ini senantiasa terbuka, melihat keajaiban yang tak terelakkan untuk dihayati, rasa takut sirna, berani pun jengah, datar, dan damai, di hati, di relung sudut pemikiran diri ini.

hingga kini tidak berhenti untuk mempercayai, bahwa yang selama ini tersembunyi, ternyata sangatlah dekat, dan tak dimengerti keberadaannya sebelumnya, tak terpikirkan adanya, dan tak terkhayalkan bentuknya, karunia ini sungguh nyata.

- -

Semoga dengan ini, dengan perjalanan ini, semua akan terungkap dengan indah,
sudah dekat,
diri ini sudah bisa merasakannya
begitu dekatnya
akan kupersiapkan semuanya
sungguh sudah dekat
hmm...

Bismillah.

hahaha, hanya tertawa yang mungkin harus kulakukan, bukannya untuk dinikmati, tapi harus dilakukan, sebagai sebuah kata kerja, bukan sebuah objek atau bahkan sifat keterangan, ya, harus dilakukan...

kita tidak bisa memilih untuk selalu melakukan hal yang itu membuat semua organ dalam dirimu sakit, harus cepat cepat melawannya, dan bergerak terus agar semuanya bisa cepat sembuh dan hebat, dan, bisa beroprasi lagi secara normal.

- -

Entahlah sampai kapan tulisan untuk mu akan berakhir, sebagai pengingat waktu, penanda keadaan, bahwa dalam lubuk dalam hati ini, masih terdapat kenangan kenangan yang sengaja disimpan indah, dan dibuat indah pada awalnya hingga kini, semoga saja semuanya ini dapat menjadi sebuah pembelajaran yang baik, ya semoga saja.

meskipun setelah mendapatkan beberapa ilmu dari analisa mada depan, dan mendalaminya saja sudah membuat semua gairah untuk mempelajarinya jadi berhenti, untuk menghitung beberapa kemungkinan yang akan terjadi, semuanya sudah nampak sangat jelas. Ya, terlalu jelas.

apalagi dengan ditambahkan beberapa konsep yang terpatri dalam hati ini, yang tidak ingin memasuki sebuah hati yang telah terjaga oleh beberapa hati yang lain, meskipun mereka bukanlah sebuah penjaga sejati, tapi, tetap, diri ini masih menghormati nya, bukan karena hati tersebut, tapi karena melihat Sang Pemilik Hati, ya, aku akan terus memakai prinsip ini. ya.

-

Sebait nada-nadaku bercak cinta tulus suciku 
Kupersembahkan hanya untukmu

...

Diri ini masih selalu bertanya, tentang bagaimana nanti, jika, dan bila...

Selalu saja terulang terus menerus berputar putar dalam alam pikiran, terngiang ngiang hingga lama.

Memang sudah kepalang dasar hati, sifat sejatinya, pemalu mutlak, someone said not gentle, Ok, I admit it..

Entah lah, hingga kapan semua keadaan ini akan berlangsung

Fyuuuh...

hey nduk, aku panggil sajalah dirimu begitu, bagiku kamu adalah seorang gadis kecil yang sangat berhak untuk dipanggil demikian, kamu adalah sebuah karakter yang ingin sekali aku bentuk menjadi lebih baik dan semakin bisa menempatkan hatimu menjadi sebuah pusat pemikiran sebuah pengambilan keputusan dalam duniamu.

tahukah kamu, sebenarnya aku sama sekali tidak berhak untuk menuturi-mu, layaknya seorang ayah kepada anaknya, aku hanyalah seorang yang sangat asing, yang tidak sengaja mengenalmu, menyelami beberapa larik kehidupanmu, dan tertarik untuk masuk dalam pusaran energi kehidupanmu.

hey nduk, aku berpesan kepadamu untuk tetapkan lah hatimu hanya kepada sebuah keyakinan yang kamu yakini dengan kuat, kita hidup dengan sebuah keyakinan ini, dan kita selalu bersyukur atas semua anugrah yang kita dapat dari Tuhan untuk meyakini hal ini. Ini adalah sebuah nikmat yang sangatlah besar, yang diturunkan oleh bapak-ibu kita dari kakek-nenek kita dari buyut-buyut kita dari moyang-moyang kita hingga bersumber kepada Seorang sosok manusia agung yang pernah di turunkan di bumi kehidupan ini. Tetaplah pegang teguh keyakinan ini nduk, hingga semuanya berakhir dengan tenang dan indah kelak.

hey nduk, aku tidak mempersalahkan bagaimana kamu bisa atau tidaknya membaca semua penuturanku ini, yang kulakukan adalah berusaha meninggalkan jejak untukmu dariku, supaya ada keterkaitan antara kita dalam kehidupan ini. Terbaca ataupun tidak, aku tetap bersyukur bisa menitipkan semua pemikiran ini kepada kehidupan yang begitu menakutkan ini, oh tidak, janganlah kamu berpikiran bahwa hidup ini menakutkan, anggaplah semuanya ini adalah sebuah ketakutan yang menyenangkan untuk dilalui. ya, sesederhana itu.

nduk, entahlah, aku selalu berpikiran bahwa waktu tidak banyak lagi yang tersisa, semua kehidupan ini kurasa terlalu singkat jika hanya dilakukan seperti ini, tapi tetaplah dalam hati ini masih terdapat keyakinan untuk bisa berdialog denganmu, menitipkan sejumlah hal yang terpikirkan dan mendiskusikannya denganmu, bersama hadirnya hati dan jiwamu yang jernih.

baik lah nduk, itu saja yang bisa kusampaikan saat ini, aku harap kamu dan kehidupanmu mendapatkan kelancaran sesuai kehendak yang terbaik dari Tuhan Semesta Alam, yakinlah semua ini adalah yang terbaik.

Kadang, disaat kita sudah sangat bersemangat untuk melakukan sesuatu yang kita sudah memikirkan lama untuk itu, kemudian mendapatkan sebuah informasi baru, kemudian kita berasumsi untuk itu, menebak nebak skenario yang telah dan akan terjadi, maka, semuanya seakan terlihat tidak berguna semua semangat yang telah terkumpulkan tadinya..

Entah mengapa, masih terdapat beberapa hal yang bisa mengganggu hati untuk berkehendak, entahlah

--

Jangan lah lagi menyalahkan waktu yang tidak tepat,

Permasalahan utama tersimpan pada diri, dan hanya hati sendiri lah yang bisa menyelesaikan kerumitan kehidupan ini..

-

Semoga pengandaianku masih tetap sama dengan semua mimpi dan khayalan pemikiran sebelumnya

Malam ini akan berangkat ke malang, pulau sempu, segara anakan, untuk yang kedua kali bersama teman teman baru, rekan kerja sekantor..

Kemudian akan dilanjutkan ke pantai kondang iwak dan kondang merak (jika tidak salah). Jadi total dua malam kami akan tidur di alam, di luar zona nyaman semestinya..

--

Semoga saja perjalanan ini  diberikan kelancaran, dan keselamatan hingga kembali ke tempat asal nanti..

-

Amiin Ya Allah sallimnaa..

Akhir akhir ini, aku melihat ada yang berbeda dengan kawanku yang mereka beri nama hedir. Entahlah, melihat dia sudah bertindak seperti itu selama 2 minggu akhir ini, membuatku ingin menulis ini semua...

Dia sekarang sering mengurung diri di kamar, dan sangat malas melakukan sesuatu, dan kuperhatikan yang sering dia lakukan sepulang dari aktifitasnya adalah tidur sebelum larut...

Sudah dua minggu ini juga suhu tubuhnya diatas normal, dan anehnya sudah berobat 2 kali tak kunjung sembuh, aneh, aku disini hanya bisa menatapnya dari jauh dan berdoa semoga semuanya baik.

--

Juga keperhatikan, sudah seminggu ini dia mengalami sakit kepala yang cenderung aneh, sakitnya ringan, namun dia mempunyai interval per denyut jantung, dan semakin bertambah sakitnya saat terjadi event khusus dalam tubuhnya, misalnya saat batuk, saat abis.berlari, saat bangun dari duduk, dll...

Dan juga sayangnya, dia hanya bisa bercerita pada diri ini, entahlah, dia tidak memiliki kekuatan lebih untuk sekedar bercerita kepada orang lain..
-

Wahai kawan... Semoga engkau masih bisa menunaikan beberapa hal yang manusia lain terikat kepadamu

Sabarlah kawan, setelah ini semua usai, engkau bisa beristirahat dengan tenang, dan nyaman..

Amiiin

Baru saja menyadari, bahwa ada beberapa jenis hati yang memang sengaja untuk membuat sebuah benteng yang cukup lembut, yang dengan itu dia tidak dapat terganggu dengan dimasuki oleh orang lain...

Baru saja mengerti bahwa ada hati yang memang tersetting dengan seperti itu, yang sepertinya dia memang sengaja untuk memilih beberapa hati khusus untuk ia diajak berbicara dan beruntunglah orang orang khusus tersebut..

--

Kamu tahu kawan, mengapa selama ini diri ini ingin selalu mengetahui tentangmu, tentang dirimu dalam setiap domain waktu, itu karena diri ini ingin sekali mengundangmu yang berhati khusus untuk sejenak bertukar beberapa pengandaian tentang kehidupan ini..

Kumelihat beberapa hal yang sepertinya adalah hal yang sudah terpahami bersama, terpaku dengan letak yang sama persis, dan tidaklah membutuhkan penjelasan lagi didalamnya..

-

Aku yakin

Dan kuharap kamu juga yakin kawan

Kita perbaiki diri kita untuk sebuah moment dan masa yang terbaik pula kelaknya

Yakin...

Bismillah,

semoga saja ini akan bertahan cukup lama, hingga bisa dibaca oleh orang yang kelak akan selalu mengingat akan semua yang telah terlakukan dalam dunia, dalam kehidupanku  ini, saat nanti, kelak...

---

kamu tahu kawan, sebenarnya aku adalah orang yang masih hidup dalam semua kenangan yang indah, yang tersisa dalam memori ini, yang kadang dalam selintas sekelebat ingatan masa lalu akan hadir mengingatkan semuanya, ya semuanya, tentang bagaimana hati ini di beri sebuah percobaan oleh Yang Maha Membolak balik Hati, untuk menjadi apa nanti kelak, menguji sebuah kesabaran hidup, teguhnya prinsip hati, ideologi otak, dan semuanya yang telah terpakem jauuh sebelum diri dan jiwa ini terbentuk oleh kehidupan...

kadang, hidup ini akan lebih baik hanya dengan membuat kenangan yang baik, dan aku sangat percaya bahwa semua kenangan adalah hal yang baik, tidak ada kenangan buruk, yang buruk adalah cara kita memandangnya, cara kita memahaminya, dan metode kita dalam menangkap semua hikmah dalam sebuah kenyataan yang terjadikan dan telah menjadi kenangan dalam kita yang sementara kita labelli ia dengan sebuah kata 'buruk'.

padahal jika, dengan kemampuan jernih hati setiap manusia, jika mendalaminya lagi, dan mampu membuat simulasi yang bertingkat akan hal buruk yang telah terjadi, maka aku yakin, engkau akan menemukan hal baik yang dulunya tersamarkan, kemudian kita bisa melihatnya dengan jelas dengan hati yang tenang, dan jiwa yang bersih jernih, kebaikan mutlak...

--

sudah tertulis jauh sebelum tulisan ini ada, bahwa di setiap kesulitan terdapat kemudahan, dua sisi yang terlihat bertolak belakang hakikatnya adalah berada dalam satu waktu, dalam satu domain kehidupan, yang kadang dalam satu sisi mengalahkan sisi yang lain dan dalam hal ini adalah penampakan sisi tersebut. Semua ini dialektika kehidupan, tak ada yang bisa menyalahkan ini semua, ini semuanya adalah sebuah pola yang telah terencanakan dengan baik, yang kita tidak mampu menembus akses untuk melihatnya...

--

percaya, ya hanya percayalah,
yakinlah
di setiap perjalanan hati ini
semuanya telah dipersiapkan dengan indah

entah kenapa sejak diri ini telah mengenal hati yang bisa diajak berbicara, diri ini selalu yakin terhadap sesuatu keyakinan yang baik, ya cukup untuk ku adalah itu, yakin

indah indah... yakinlah

baik baiik,,, yakinlah...


Hey kawan, aku tidak mengerti bagaimana jalan pikiranmu saat itu, namun yang aku yakini bahwa saat ini pikiran ini selalu menempatkanmu menjadi prioritas pertama tentang semua apa pun yang telah engkau lewati dalam dunia ini.

mungkin engkau akan aneh dengan semua sikapku, yang terlalu berhati hati, dan terkesan lamban, yang engkau boleh percaya atau tidak, bahwa diriku sendiri tidak sabaran melihatku seperti ini. Ya, maafkanlah kawan. Aku membutuhkan sebuah konfirmasi tanpa teka teki, sebuah jawaban jelas ingin atau tidak, karena aku bukanlah orang yang mampu menafsirkan semua yang berada dalam hatimu saat kini dan nanti...

---

Meskipun aku mengerahkan semua kemampuan rahasiaku untuk melewati hal ini, namun aku tidak membiarkan semuanya berjalan begitu saja, semuanya pasti melewati alam pemikiran yang berlapis lapis, dan sebelum semuanya tersingkap dengan jelas, aku yakin, diri ini tidak akan mampu bergerak jelas dan tegas untuk segera mengakhiri semua permaian ini dan memulai sesuatu yang lebih sejati dan lebih serius dari semua ini, ya semua ini...

--

kawan, bila aku boleh berkata jujur, dan aku mampu untuk tidak malu mengatakannya padamu, maka, apa gunanya aku menahan selama ini untuk membuat semuanya berjalan seperti pertama kali?

pemikiran alam khayalku, adalah kita akan melewati semua itu nanti dengan hal yang sama sekali pertama bagi kita, dan aku yakin engkau akan sepemikiran denganku, dan semoga saja frekuensi kita akan tetap sama dalam melakukan semuanya nantinya... aku harap begitu...

-

cukuplah doa dan keyakinan ku pada Sang Pemegang Ruh ini
aku cukup untuk semua itu
aku percaya bahwa Yang Maha Pengasih sangat menyayangimu, kita, amiin...

Kamu tahu kawan, sesungguhnya hakikat hidup kita itu adalah sebuah simulasi sederhana dari sebuah permainan. Kamu cukup mematuhi hukum dan aturan dalam game itu, kemudian kamu akan kendapatkan point, dan jika berhasil menamatkan game itu dengan alur cerita yang benar, yang benar-benar diarahkan oleh Pembuat Game, maka, kamu akan mendapatkan bonus hadiah yakni hal hal yang tidak didapat didalam game itu sebelumnya.

Saya rasa, semua ini hanyalah ibarat permainan. Tapi bukan menang dan kalah yang menjadi konsentrasi berfikirnya, tetapi adalah alur cerita di dalamnya. Ya, alur cerita.

--

Hey kawan, kamu tahu, kalau secara aturan mainnya, sebenarnya ya kita tetap tidak bisa memaksakan diri untuk bertemu tatap muka secara langsung tanpa ada alasan yang kuat untuk itu. Kita bisa saja tidak peduli pada itu semua, dan bebas bermain dalam ini semua, bersenang-senang seenaknya, tapi maukah kamu untuk hidup bermain seperti itu saja? Saya yakin, hatimu tidak menginginkan demikian.

Kita itu makhluk yang terlahir dari esensi cinta, cinta itu pencapaian puncaknya adalah bahagia, maka untuk mendapatkan kebahagiaan mau tidak mau ya kita harus kembali pada esensi awal kita dilahirkan, yakni cinta, yang murni, yang sejati, menuju kesejatian kebahagiaan..

-

Dan aku yakin, aku telah memiliki ini, esensi jiwa ini..

Yang akan aku latih, menjadi lebih baik, lebih murni, untuk dipersembahkan kepadamu wahai kawan, kelak...

Alhamdulillah, rasanya sangat merindukan untuk menulis ini semua, meskipun hanya dengan dua jempol, kuakan tetap mencoba untuk menceritakan hatiku kepada dunia ini..

Urusan ini memang sangat rumit, atau kalau boleh mengambil kalimat lain adalah bisa jadi sengaja dibuat rumit. Entah karena kita yang tidak mampu yakin terhadap pilihan yang kita hadapi, atau kah dasar diri ini yang tidak mampu menangkap semua sinyal yang telah diberikan oleh pihak di luar sana?  Entahlah..

Yang jelas hati ini masih mempunyai keyakinan murni seperti semua impian yang telah terukir sejak dulu lamanya..

- - -

Kadang, kisah baik nan indah tidaklah harus ditandai dengan pertemuan sesering pada umumnya, ini kisah khusus, dan hanya untuk orang orang yang berhati khusus, dan percayalah pertemuan ini akan selalu khusus, tidak seperti keumuman yang telah terjadi di dunia ini..

--

Apa yang ingin kutitipkan padamu adalah ini, tunggu, dan yakin,

Ya, itu.

Diri dan hati ini akan bekerjasama bersama otak yang dituntun oleh akal jernih untuk selalu memperbaiki semuanya, dan terus menerus menjadi manusia khalifah sebagai mana mestinya..

Bismillah.. Bi idznillah...
Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula walaa quwwata illa billahi al'aliyyi aladhzimi..

Amiiin...

Sebenarnya aku juga berat dalam menjalani ini semua, membiasakan hal yang bukan kebiasaanku, dan memaksakan semuanya untuk berjalan seperti kebanyakan cerita yang biasanya tercipta di dunia ini.

Sulit untuk melakukan hal ini, namun bagaimana lagi, kutakbisa memberhentikan hati ini untuk bergerak sesuai naluri fitriyahnya sebagai sesuatu yang lembut yang menyukai kelembutan dan hangatnya perasaan..

Sebenarnya, tahukah kamu kawan?
Dalam hati ini terdapat beberapa angan dan keinginan untuk menyudahi permainan ini dan memulai hal yang lebih serius tingkatannya dari itu.. Tapi lagi lagi, aku tak bisa menghentikannya, ini sudah naluri..

(aku mohon bersabarlah terhadapku atas hal ini, untuk sejenak, kawan)

Semoga saja alur ini membawa kita kepada kejernihan hati untuk membulatkan niat dan tekat kepada sebuah perjanjian agung Yang Disaksikan Oleh Yang Maha Agung.. 
Amiin

ya, aku masih belum bisa untuk
berjalan dan berbuat selayaknya manusia pada umumnya.

aku masih terperangkap di alam hayalku yang kuciptakan sendiri daripada mengembara di alam yang semu ini, yang dulu kuanggap adalah hal yang membosankan dan tidak ada gunanya..

--

namun kini, aku akan mencoba belajar, untuk bisa mengerti orang lain, memahami apa yang sedang terjadi saat itu juga, dan belajar untuk dapat mengambil keputusan dengan bijak

-

semoga saja bisa mengalahkanmu, kawan ..

aah, entahlah..

aku tidak terlalu tau bagaimana mengatasi hal ini sebaiknya,

mungkin dengan melihat keluar sejenak, maka akan mendapatkan beberapa pengandaian hati yang baik, yang positif untuk terus melangkah ke depan..

--

namun apa yang kulihat kini hanyalah hamparan semu kehidupan, tidak ada yang bisa membuat hati ini tuk lebih serius dalam memaknai peranannya dalam perjalanan ini...

yang kubutuhkan adalah sebuah hembusan lembut, angin yang membawa hangat, yang bisa menjangkau dan membelai relung hati terdalam untuk mau ber
sama sama memasuki frekuensi khusus hanya untuk sesuatu yang khusus..

-

aku merindukanmu kawan...

disini aku melihat banyak hal, tentang bagaimana kehidupan antar generasi, tentang bagaimana mereka melakukan semuanya di umur mereka saat ini, tentang berbagai permasalahan rumah tangga, tentang bagaimana menghandle sebuah hubungan yang dilalui dengan jarak yang begitu jauh...

disini aku banyak memahami tentang hakikat bersyukur, tentang indahnya dan bahagianya berkumpul bersama keluarga walau sejenak, tentang berharganya waktu bersama bagi orang yang dicintainya, alhamdulillah...

- -

aku yakin, dipertemukannya aku dengan hal semacam ini adalah sebuah pembelajaran dari Tuhan, mungkin untuk kesiapan diriku menapaki step kehidupan berikutnya, atau mungkin sebagai pembelajaran hidup bahwa hidup itu tidak seremeh yang kita bayangkan...

-

ya semoga saja positif thinking ini terus berlanjut untuk menemukan sebuah sumber kekuatan positif yang berasal dari jernihnya hati untuk tetap sadar terhadap segala keadaan sesuatu...

amiin..

Dulu aku mengira bahwa hidup itu adalah hal yang membosankan, sia sia, percuma, bahkan tidak berguna.

jika mengingat itu semua, aku sekarang banyak berpikir, berarti mungkin dulu aku mempunyai konsep aneh dalam kehidupan ini, yang itu sudah tertanam sejak dulu kala sebelum mengenal semua isi dunia dan sistem yang berjalan di dalamnya.

-

jika Engkau mengatakan percuma terhadap hal yang sedang kau rencanakan dan ingin sekali dilakukan di masa depan, maka sesingguhnya Engkau telah bunuh diri sebelum maut menjemputmu..

-

semoga pengorbanan ini semua tidak akan sia sia,

Maa kholaqta hadza bathilaa

amiin..

Dalam menjalani kehidupan ini, ada masa dimana kita akan dihadapkan dengan beberapa pilihan hidup yang itu dapat mempengaruhi kehidupan kita yang lain di masa depan. Dan bagaimanapun keadaan kita saat itu, tidak ada toleransi lagi bahwa kita harus membuat keputusan yang benar, baik, dan bijak.

Banyak perihal yang akan dijelaskan dalam hal ini, semua orang bijak dapat menawarkan semua kebijaksanaan dalam hal ini, dan apapun yang akan kita lakukan adalah pemikiran kita terhadap hal ini. Ya, semuanya tergantung pada kita sendiri, tidak tergantung pada semua analogi semua perkataan orang orang di luar sana.

Apapun yang akan kita lakukan nantinya, itu adalah konsekuensi dari beberapa hal yang telah kita rancang sebelumnya, jalan yang kita lalui setelahnya, dan bagaimana keadaan dalam membuat sebuah perjalanan kehidupan ini diterima oleh Sang Pemilik Jalan Kehidupan ini.

---

yang ingin aku sampaikan saat ini adalah, ini lah jawabanku terhadap beberapa hal yang telah ditawarkan dalam kehidupan

hati ini hanya berharap semua ini akan menjadi titik balik kehidupanku, sebuah marking terhadap sebuah awal yang baru, yang semoga saja semuanya bersambut dengan baik.

--

Wahai Tuhanku
berkahi hamba dengan ini semua
ridloi hamba dengan ini semua
ampuni hamba atas ini semua
ampuni hamba...

amiin