HEDIR AKHMAD

Adalah sebuah blog tentang kehidupan, dan segala yang terjadi dan terpikirkan di dalamnya.

Hey, kamu tahu, ada sensasi lega dan tenang saat kamu bisa mengirimkan sebuah pesan kepada orang, yg itu kamu yakin dia ga bakalan nerima itu pesan

Semuanya bisa terjelaskan dengan lepas, dan tanpa ada khawatir Si penerima pesan itu dapat membaca semua pesan konyolnya
Wakakaka

Aku ga tau kamu akan aktifnya kapan

Tapi aku yakin bahwa kamu ga bakalan bisa baca ini jika melebihi 3 hari ga aktif whatsapp

Fyuuuh

Wakakakaaa

Semoga semuanya diberikan kelancaran buatmu, untuk kehidupanmu, di tempatmu

Oke

Siiip

Senangnya bisa nyampah di sini

Whoaaaahahaaaa

hey, pahamkah kamu, bahwa saat melihatmu, yang dalam berarti tidak melihat secara langsung melalui indra mata, melainkan melihatmu dengan cara yang berbeda, melalui beberapa perantara, baik itu teknologi, tulisan, bahkan bayangan, dan tahukah kamu, sebenarnya terdapat sebuah keteduhan yang khas yang terpancar dari dalam dirimu.

diri ini selalu takjub, dan kagum dengan semua yang kamu lakukan, walaupun secara tidak langsung merasakan sensasinya, tapi getar getar sudut hati ini selalu menggema, dan bersuara lirih, memanggil namamu yang begitu lembut, hmm... ya, kamu begitu lembut kurasa,

hati ini kadang tersenyum kecil, mendengar mu, meski tidak menggunakan telinga secara langsung, tapi merasakan suaramu yang unik itu, hahaha, ada sesuatu yang khusus saat memikirkannya, kamu tidak perlu tahu darimana diri ini mendapatkannya, dan kamu tenang saja, tidak akan ada sesuatu yang akan merugikanmu, aku menjaminnya.

- - -

aku berharap, kamu dapat menurunkan sedikit tembok pembatasmu

agar utusan hati ini bisa beruluk salam kepada jiwa mu

yang tenang, yang senantiasa terjaga kejernihan hatimu

Assalaamu Alaiki, Ya Anti..

sungguh, begitu tergugah melihat semua keindahan ini, pohon pohon, daun daun, angin, dan bunga berputar dalam satu kesatuan yang begitu harmoni, batu dan debu bergandengan memainkan irama syahdu yang tidak bisa terdefinisikan melalui kata kata, begitu nyaring, begitu sunyi, terlihat teduh, dan terdengar lirih, subhanallah...

Jika tidak karena melewati hal itu, diri ini tidak mungkin mengalami hal ini, sebuah pengalaman terbaik, terbijak, dan terindah dalam hidup ini, sangat bersyukur bisa menemanimu hingga kini, terima kasih atas semuanya, ini sangatlah berkesan.

mata ini senantiasa terbuka, melihat keajaiban yang tak terelakkan untuk dihayati, rasa takut sirna, berani pun jengah, datar, dan damai, di hati, di relung sudut pemikiran diri ini.

hingga kini tidak berhenti untuk mempercayai, bahwa yang selama ini tersembunyi, ternyata sangatlah dekat, dan tak dimengerti keberadaannya sebelumnya, tak terpikirkan adanya, dan tak terkhayalkan bentuknya, karunia ini sungguh nyata.

- -

Semoga dengan ini, dengan perjalanan ini, semua akan terungkap dengan indah,
sudah dekat,
diri ini sudah bisa merasakannya
begitu dekatnya
akan kupersiapkan semuanya
sungguh sudah dekat
hmm...

Bismillah.

hey nduk, aku panggil sajalah dirimu begitu, bagiku kamu adalah seorang gadis kecil yang sangat berhak untuk dipanggil demikian, kamu adalah sebuah karakter yang ingin sekali aku bentuk menjadi lebih baik dan semakin bisa menempatkan hatimu menjadi sebuah pusat pemikiran sebuah pengambilan keputusan dalam duniamu.

tahukah kamu, sebenarnya aku sama sekali tidak berhak untuk menuturi-mu, layaknya seorang ayah kepada anaknya, aku hanyalah seorang yang sangat asing, yang tidak sengaja mengenalmu, menyelami beberapa larik kehidupanmu, dan tertarik untuk masuk dalam pusaran energi kehidupanmu.

hey nduk, aku berpesan kepadamu untuk tetapkan lah hatimu hanya kepada sebuah keyakinan yang kamu yakini dengan kuat, kita hidup dengan sebuah keyakinan ini, dan kita selalu bersyukur atas semua anugrah yang kita dapat dari Tuhan untuk meyakini hal ini. Ini adalah sebuah nikmat yang sangatlah besar, yang diturunkan oleh bapak-ibu kita dari kakek-nenek kita dari buyut-buyut kita dari moyang-moyang kita hingga bersumber kepada Seorang sosok manusia agung yang pernah di turunkan di bumi kehidupan ini. Tetaplah pegang teguh keyakinan ini nduk, hingga semuanya berakhir dengan tenang dan indah kelak.

hey nduk, aku tidak mempersalahkan bagaimana kamu bisa atau tidaknya membaca semua penuturanku ini, yang kulakukan adalah berusaha meninggalkan jejak untukmu dariku, supaya ada keterkaitan antara kita dalam kehidupan ini. Terbaca ataupun tidak, aku tetap bersyukur bisa menitipkan semua pemikiran ini kepada kehidupan yang begitu menakutkan ini, oh tidak, janganlah kamu berpikiran bahwa hidup ini menakutkan, anggaplah semuanya ini adalah sebuah ketakutan yang menyenangkan untuk dilalui. ya, sesederhana itu.

nduk, entahlah, aku selalu berpikiran bahwa waktu tidak banyak lagi yang tersisa, semua kehidupan ini kurasa terlalu singkat jika hanya dilakukan seperti ini, tapi tetaplah dalam hati ini masih terdapat keyakinan untuk bisa berdialog denganmu, menitipkan sejumlah hal yang terpikirkan dan mendiskusikannya denganmu, bersama hadirnya hati dan jiwamu yang jernih.

baik lah nduk, itu saja yang bisa kusampaikan saat ini, aku harap kamu dan kehidupanmu mendapatkan kelancaran sesuai kehendak yang terbaik dari Tuhan Semesta Alam, yakinlah semua ini adalah yang terbaik.

Kadang, disaat kita sudah sangat bersemangat untuk melakukan sesuatu yang kita sudah memikirkan lama untuk itu, kemudian mendapatkan sebuah informasi baru, kemudian kita berasumsi untuk itu, menebak nebak skenario yang telah dan akan terjadi, maka, semuanya seakan terlihat tidak berguna semua semangat yang telah terkumpulkan tadinya..

Entah mengapa, masih terdapat beberapa hal yang bisa mengganggu hati untuk berkehendak, entahlah

--

Jangan lah lagi menyalahkan waktu yang tidak tepat,

Permasalahan utama tersimpan pada diri, dan hanya hati sendiri lah yang bisa menyelesaikan kerumitan kehidupan ini..

-

Semoga pengandaianku masih tetap sama dengan semua mimpi dan khayalan pemikiran sebelumnya

Malam ini akan berangkat ke malang, pulau sempu, segara anakan, untuk yang kedua kali bersama teman teman baru, rekan kerja sekantor..

Kemudian akan dilanjutkan ke pantai kondang iwak dan kondang merak (jika tidak salah). Jadi total dua malam kami akan tidur di alam, di luar zona nyaman semestinya..

--

Semoga saja perjalanan ini  diberikan kelancaran, dan keselamatan hingga kembali ke tempat asal nanti..

-

Amiin Ya Allah sallimnaa..

Baru saja menyadari, bahwa ada beberapa jenis hati yang memang sengaja untuk membuat sebuah benteng yang cukup lembut, yang dengan itu dia tidak dapat terganggu dengan dimasuki oleh orang lain...

Baru saja mengerti bahwa ada hati yang memang tersetting dengan seperti itu, yang sepertinya dia memang sengaja untuk memilih beberapa hati khusus untuk ia diajak berbicara dan beruntunglah orang orang khusus tersebut..

--

Kamu tahu kawan, mengapa selama ini diri ini ingin selalu mengetahui tentangmu, tentang dirimu dalam setiap domain waktu, itu karena diri ini ingin sekali mengundangmu yang berhati khusus untuk sejenak bertukar beberapa pengandaian tentang kehidupan ini..

Kumelihat beberapa hal yang sepertinya adalah hal yang sudah terpahami bersama, terpaku dengan letak yang sama persis, dan tidaklah membutuhkan penjelasan lagi didalamnya..

-

Aku yakin

Dan kuharap kamu juga yakin kawan

Kita perbaiki diri kita untuk sebuah moment dan masa yang terbaik pula kelaknya

Yakin...

Bismillah,

semoga saja ini akan bertahan cukup lama, hingga bisa dibaca oleh orang yang kelak akan selalu mengingat akan semua yang telah terlakukan dalam dunia, dalam kehidupanku  ini, saat nanti, kelak...

---

kamu tahu kawan, sebenarnya aku adalah orang yang masih hidup dalam semua kenangan yang indah, yang tersisa dalam memori ini, yang kadang dalam selintas sekelebat ingatan masa lalu akan hadir mengingatkan semuanya, ya semuanya, tentang bagaimana hati ini di beri sebuah percobaan oleh Yang Maha Membolak balik Hati, untuk menjadi apa nanti kelak, menguji sebuah kesabaran hidup, teguhnya prinsip hati, ideologi otak, dan semuanya yang telah terpakem jauuh sebelum diri dan jiwa ini terbentuk oleh kehidupan...

kadang, hidup ini akan lebih baik hanya dengan membuat kenangan yang baik, dan aku sangat percaya bahwa semua kenangan adalah hal yang baik, tidak ada kenangan buruk, yang buruk adalah cara kita memandangnya, cara kita memahaminya, dan metode kita dalam menangkap semua hikmah dalam sebuah kenyataan yang terjadikan dan telah menjadi kenangan dalam kita yang sementara kita labelli ia dengan sebuah kata 'buruk'.

padahal jika, dengan kemampuan jernih hati setiap manusia, jika mendalaminya lagi, dan mampu membuat simulasi yang bertingkat akan hal buruk yang telah terjadi, maka aku yakin, engkau akan menemukan hal baik yang dulunya tersamarkan, kemudian kita bisa melihatnya dengan jelas dengan hati yang tenang, dan jiwa yang bersih jernih, kebaikan mutlak...

--

sudah tertulis jauh sebelum tulisan ini ada, bahwa di setiap kesulitan terdapat kemudahan, dua sisi yang terlihat bertolak belakang hakikatnya adalah berada dalam satu waktu, dalam satu domain kehidupan, yang kadang dalam satu sisi mengalahkan sisi yang lain dan dalam hal ini adalah penampakan sisi tersebut. Semua ini dialektika kehidupan, tak ada yang bisa menyalahkan ini semua, ini semuanya adalah sebuah pola yang telah terencanakan dengan baik, yang kita tidak mampu menembus akses untuk melihatnya...

--

percaya, ya hanya percayalah,
yakinlah
di setiap perjalanan hati ini
semuanya telah dipersiapkan dengan indah

entah kenapa sejak diri ini telah mengenal hati yang bisa diajak berbicara, diri ini selalu yakin terhadap sesuatu keyakinan yang baik, ya cukup untuk ku adalah itu, yakin

indah indah... yakinlah

baik baiik,,, yakinlah...


Kamu tahu kawan, sesungguhnya hakikat hidup kita itu adalah sebuah simulasi sederhana dari sebuah permainan. Kamu cukup mematuhi hukum dan aturan dalam game itu, kemudian kamu akan kendapatkan point, dan jika berhasil menamatkan game itu dengan alur cerita yang benar, yang benar-benar diarahkan oleh Pembuat Game, maka, kamu akan mendapatkan bonus hadiah yakni hal hal yang tidak didapat didalam game itu sebelumnya.

Saya rasa, semua ini hanyalah ibarat permainan. Tapi bukan menang dan kalah yang menjadi konsentrasi berfikirnya, tetapi adalah alur cerita di dalamnya. Ya, alur cerita.

--

Hey kawan, kamu tahu, kalau secara aturan mainnya, sebenarnya ya kita tetap tidak bisa memaksakan diri untuk bertemu tatap muka secara langsung tanpa ada alasan yang kuat untuk itu. Kita bisa saja tidak peduli pada itu semua, dan bebas bermain dalam ini semua, bersenang-senang seenaknya, tapi maukah kamu untuk hidup bermain seperti itu saja? Saya yakin, hatimu tidak menginginkan demikian.

Kita itu makhluk yang terlahir dari esensi cinta, cinta itu pencapaian puncaknya adalah bahagia, maka untuk mendapatkan kebahagiaan mau tidak mau ya kita harus kembali pada esensi awal kita dilahirkan, yakni cinta, yang murni, yang sejati, menuju kesejatian kebahagiaan..

-

Dan aku yakin, aku telah memiliki ini, esensi jiwa ini..

Yang akan aku latih, menjadi lebih baik, lebih murni, untuk dipersembahkan kepadamu wahai kawan, kelak...

Alhamdulillah, rasanya sangat merindukan untuk menulis ini semua, meskipun hanya dengan dua jempol, kuakan tetap mencoba untuk menceritakan hatiku kepada dunia ini..

Urusan ini memang sangat rumit, atau kalau boleh mengambil kalimat lain adalah bisa jadi sengaja dibuat rumit. Entah karena kita yang tidak mampu yakin terhadap pilihan yang kita hadapi, atau kah dasar diri ini yang tidak mampu menangkap semua sinyal yang telah diberikan oleh pihak di luar sana?  Entahlah..

Yang jelas hati ini masih mempunyai keyakinan murni seperti semua impian yang telah terukir sejak dulu lamanya..

- - -

Kadang, kisah baik nan indah tidaklah harus ditandai dengan pertemuan sesering pada umumnya, ini kisah khusus, dan hanya untuk orang orang yang berhati khusus, dan percayalah pertemuan ini akan selalu khusus, tidak seperti keumuman yang telah terjadi di dunia ini..

--

Apa yang ingin kutitipkan padamu adalah ini, tunggu, dan yakin,

Ya, itu.

Diri dan hati ini akan bekerjasama bersama otak yang dituntun oleh akal jernih untuk selalu memperbaiki semuanya, dan terus menerus menjadi manusia khalifah sebagai mana mestinya..

Bismillah.. Bi idznillah...
Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula walaa quwwata illa billahi al'aliyyi aladhzimi..

Amiiin...

Sebenarnya aku juga berat dalam menjalani ini semua, membiasakan hal yang bukan kebiasaanku, dan memaksakan semuanya untuk berjalan seperti kebanyakan cerita yang biasanya tercipta di dunia ini.

Sulit untuk melakukan hal ini, namun bagaimana lagi, kutakbisa memberhentikan hati ini untuk bergerak sesuai naluri fitriyahnya sebagai sesuatu yang lembut yang menyukai kelembutan dan hangatnya perasaan..

Sebenarnya, tahukah kamu kawan?
Dalam hati ini terdapat beberapa angan dan keinginan untuk menyudahi permainan ini dan memulai hal yang lebih serius tingkatannya dari itu.. Tapi lagi lagi, aku tak bisa menghentikannya, ini sudah naluri..

(aku mohon bersabarlah terhadapku atas hal ini, untuk sejenak, kawan)

Semoga saja alur ini membawa kita kepada kejernihan hati untuk membulatkan niat dan tekat kepada sebuah perjanjian agung Yang Disaksikan Oleh Yang Maha Agung.. 
Amiin

ya, aku masih belum bisa untuk
berjalan dan berbuat selayaknya manusia pada umumnya.

aku masih terperangkap di alam hayalku yang kuciptakan sendiri daripada mengembara di alam yang semu ini, yang dulu kuanggap adalah hal yang membosankan dan tidak ada gunanya..

--

namun kini, aku akan mencoba belajar, untuk bisa mengerti orang lain, memahami apa yang sedang terjadi saat itu juga, dan belajar untuk dapat mengambil keputusan dengan bijak

-

semoga saja bisa mengalahkanmu, kawan ..

aah, entahlah..

aku tidak terlalu tau bagaimana mengatasi hal ini sebaiknya,

mungkin dengan melihat keluar sejenak, maka akan mendapatkan beberapa pengandaian hati yang baik, yang positif untuk terus melangkah ke depan..

--

namun apa yang kulihat kini hanyalah hamparan semu kehidupan, tidak ada yang bisa membuat hati ini tuk lebih serius dalam memaknai peranannya dalam perjalanan ini...

yang kubutuhkan adalah sebuah hembusan lembut, angin yang membawa hangat, yang bisa menjangkau dan membelai relung hati terdalam untuk mau ber
sama sama memasuki frekuensi khusus hanya untuk sesuatu yang khusus..

-

aku merindukanmu kawan...

Dulu aku mengira bahwa hidup itu adalah hal yang membosankan, sia sia, percuma, bahkan tidak berguna.

jika mengingat itu semua, aku sekarang banyak berpikir, berarti mungkin dulu aku mempunyai konsep aneh dalam kehidupan ini, yang itu sudah tertanam sejak dulu kala sebelum mengenal semua isi dunia dan sistem yang berjalan di dalamnya.

-

jika Engkau mengatakan percuma terhadap hal yang sedang kau rencanakan dan ingin sekali dilakukan di masa depan, maka sesingguhnya Engkau telah bunuh diri sebelum maut menjemputmu..

-

semoga pengorbanan ini semua tidak akan sia sia,

Maa kholaqta hadza bathilaa

amiin..

Dalam menjalani kehidupan ini, ada masa dimana kita akan dihadapkan dengan beberapa pilihan hidup yang itu dapat mempengaruhi kehidupan kita yang lain di masa depan. Dan bagaimanapun keadaan kita saat itu, tidak ada toleransi lagi bahwa kita harus membuat keputusan yang benar, baik, dan bijak.

Banyak perihal yang akan dijelaskan dalam hal ini, semua orang bijak dapat menawarkan semua kebijaksanaan dalam hal ini, dan apapun yang akan kita lakukan adalah pemikiran kita terhadap hal ini. Ya, semuanya tergantung pada kita sendiri, tidak tergantung pada semua analogi semua perkataan orang orang di luar sana.

Apapun yang akan kita lakukan nantinya, itu adalah konsekuensi dari beberapa hal yang telah kita rancang sebelumnya, jalan yang kita lalui setelahnya, dan bagaimana keadaan dalam membuat sebuah perjalanan kehidupan ini diterima oleh Sang Pemilik Jalan Kehidupan ini.

---

yang ingin aku sampaikan saat ini adalah, ini lah jawabanku terhadap beberapa hal yang telah ditawarkan dalam kehidupan

hati ini hanya berharap semua ini akan menjadi titik balik kehidupanku, sebuah marking terhadap sebuah awal yang baru, yang semoga saja semuanya bersambut dengan baik.

--

Wahai Tuhanku
berkahi hamba dengan ini semua
ridloi hamba dengan ini semua
ampuni hamba atas ini semua
ampuni hamba...

amiin

Bismillah,

Aah, alhamdulillah, saya bisa untuk menuliskan ini semua lagi dengan begitu damainya hati ini.

meskipun keadaan sekitar saat ini tidak begitu memungkinkan untuk berpikir secara baik dan jernih, namun akan saya coba untuk sejenak memikirkan ini semua dengan baik dan dapat dipahami olehmu, dan juga engkau wahai dunia,

--

saya ingat, saat itu engkau datang dalam kehidupan ku, yang saat itu adalah berada dalam titik terlemah yang pernah dipahami. Ya, saya yakin engkau diutus oleh-Nya untuk menyadarkan diri ini agar segera sadar dan kembali dapat memahami hidup ini lebih baik, dan kembali bersemangat untuk melanjutkannya...

saya ingat sekali, waktu itu saya menjadi sebuah sesuatu, yang begitu berbeda, begitu indahnya, begitu berartinya hidup ini, dan bisa keluar dari sebuah lingkaran terendah kualitas hidup saat itu. alhamdulillah...

--

ya, aku akan mengingatmu sebagai sebuah cahaya yang menuntunku keluar dalam semua titik kelamku saat itu..

semoga juga engkau akan mengingatku dengan beberapa hal khusu dalam hatimu yang lembut.... amin

--

purple, terima kasih telah datang menyelamatkanku

Alhamdulillah...

yakinlah, semuanya kan berakhir baik, karena aku yakin akan hal untuk itu...

sebenarnya saya bukannya ingin tidak lagi untuk memasuki khayalan itu, dan menuangkan semuanya kepadamu, tetapi, sepertinya masih banyak terdapat beberapa lingkaran yang seakan akan menjebak semua pemikiran itu untuk dijelaskan kepada dunia ini.


dalam hati terdapat beberapa pola untuk dijelaskan dan dikembangkan dengan batas batas yang tidak terbatas. namun hingga terpikirkan sesuatu itu, akhirnya menjadi hal yang sedemikian ini jadinya.

Ya, saya paham kamu sedang membuat beberapa percobaan untukmu sendiri, mencoba mengkonfirmasi terhadap kehidupan, mencoba untuk mencari beberapa penguatan pilihan, dan selalu semakin aneh untuk diteruskan, yang oleh karenanya sekarang kamu cenderung untuk tidak memaksakan kehendakmu untuk keberlangsungan pola pemikiran dan kemungkinan yang lain yang terpikirkan kesempatannya.

---

ya, mungkin sejenak itulah beberapa kata yang ingin aku titipkan kepada dunia ini,

jagalah, dan, tetap pikirkan, 

saya yakin, semua ini tidak pernah sebelumnya tidak direncanakan