HEDIR AKHMAD

Adalah sebuah blog tentang kehidupan, dan segala yang terjadi dan terpikirkan di dalamnya.

Baru saja menyadari, bahwa ada beberapa jenis hati yang memang sengaja untuk membuat sebuah benteng yang cukup lembut, yang dengan itu dia tidak dapat terganggu dengan dimasuki oleh orang lain...

Baru saja mengerti bahwa ada hati yang memang tersetting dengan seperti itu, yang sepertinya dia memang sengaja untuk memilih beberapa hati khusus untuk ia diajak berbicara dan beruntunglah orang orang khusus tersebut..

--

Kamu tahu kawan, mengapa selama ini diri ini ingin selalu mengetahui tentangmu, tentang dirimu dalam setiap domain waktu, itu karena diri ini ingin sekali mengundangmu yang berhati khusus untuk sejenak bertukar beberapa pengandaian tentang kehidupan ini..

Kumelihat beberapa hal yang sepertinya adalah hal yang sudah terpahami bersama, terpaku dengan letak yang sama persis, dan tidaklah membutuhkan penjelasan lagi didalamnya..

-

Aku yakin

Dan kuharap kamu juga yakin kawan

Kita perbaiki diri kita untuk sebuah moment dan masa yang terbaik pula kelaknya

Yakin...

Bismillah,

semoga saja ini akan bertahan cukup lama, hingga bisa dibaca oleh orang yang kelak akan selalu mengingat akan semua yang telah terlakukan dalam dunia, dalam kehidupanku  ini, saat nanti, kelak...

---

kamu tahu kawan, sebenarnya aku adalah orang yang masih hidup dalam semua kenangan yang indah, yang tersisa dalam memori ini, yang kadang dalam selintas sekelebat ingatan masa lalu akan hadir mengingatkan semuanya, ya semuanya, tentang bagaimana hati ini di beri sebuah percobaan oleh Yang Maha Membolak balik Hati, untuk menjadi apa nanti kelak, menguji sebuah kesabaran hidup, teguhnya prinsip hati, ideologi otak, dan semuanya yang telah terpakem jauuh sebelum diri dan jiwa ini terbentuk oleh kehidupan...

kadang, hidup ini akan lebih baik hanya dengan membuat kenangan yang baik, dan aku sangat percaya bahwa semua kenangan adalah hal yang baik, tidak ada kenangan buruk, yang buruk adalah cara kita memandangnya, cara kita memahaminya, dan metode kita dalam menangkap semua hikmah dalam sebuah kenyataan yang terjadikan dan telah menjadi kenangan dalam kita yang sementara kita labelli ia dengan sebuah kata 'buruk'.

padahal jika, dengan kemampuan jernih hati setiap manusia, jika mendalaminya lagi, dan mampu membuat simulasi yang bertingkat akan hal buruk yang telah terjadi, maka aku yakin, engkau akan menemukan hal baik yang dulunya tersamarkan, kemudian kita bisa melihatnya dengan jelas dengan hati yang tenang, dan jiwa yang bersih jernih, kebaikan mutlak...

--

sudah tertulis jauh sebelum tulisan ini ada, bahwa di setiap kesulitan terdapat kemudahan, dua sisi yang terlihat bertolak belakang hakikatnya adalah berada dalam satu waktu, dalam satu domain kehidupan, yang kadang dalam satu sisi mengalahkan sisi yang lain dan dalam hal ini adalah penampakan sisi tersebut. Semua ini dialektika kehidupan, tak ada yang bisa menyalahkan ini semua, ini semuanya adalah sebuah pola yang telah terencanakan dengan baik, yang kita tidak mampu menembus akses untuk melihatnya...

--

percaya, ya hanya percayalah,
yakinlah
di setiap perjalanan hati ini
semuanya telah dipersiapkan dengan indah

entah kenapa sejak diri ini telah mengenal hati yang bisa diajak berbicara, diri ini selalu yakin terhadap sesuatu keyakinan yang baik, ya cukup untuk ku adalah itu, yakin

indah indah... yakinlah

baik baiik,,, yakinlah...


Hey kawan, aku tidak mengerti bagaimana jalan pikiranmu saat itu, namun yang aku yakini bahwa saat ini pikiran ini selalu menempatkanmu menjadi prioritas pertama tentang semua apa pun yang telah engkau lewati dalam dunia ini.

mungkin engkau akan aneh dengan semua sikapku, yang terlalu berhati hati, dan terkesan lamban, yang engkau boleh percaya atau tidak, bahwa diriku sendiri tidak sabaran melihatku seperti ini. Ya, maafkanlah kawan. Aku membutuhkan sebuah konfirmasi tanpa teka teki, sebuah jawaban jelas ingin atau tidak, karena aku bukanlah orang yang mampu menafsirkan semua yang berada dalam hatimu saat kini dan nanti...

---

Meskipun aku mengerahkan semua kemampuan rahasiaku untuk melewati hal ini, namun aku tidak membiarkan semuanya berjalan begitu saja, semuanya pasti melewati alam pemikiran yang berlapis lapis, dan sebelum semuanya tersingkap dengan jelas, aku yakin, diri ini tidak akan mampu bergerak jelas dan tegas untuk segera mengakhiri semua permaian ini dan memulai sesuatu yang lebih sejati dan lebih serius dari semua ini, ya semua ini...

--

kawan, bila aku boleh berkata jujur, dan aku mampu untuk tidak malu mengatakannya padamu, maka, apa gunanya aku menahan selama ini untuk membuat semuanya berjalan seperti pertama kali?

pemikiran alam khayalku, adalah kita akan melewati semua itu nanti dengan hal yang sama sekali pertama bagi kita, dan aku yakin engkau akan sepemikiran denganku, dan semoga saja frekuensi kita akan tetap sama dalam melakukan semuanya nantinya... aku harap begitu...

-

cukuplah doa dan keyakinan ku pada Sang Pemegang Ruh ini
aku cukup untuk semua itu
aku percaya bahwa Yang Maha Pengasih sangat menyayangimu, kita, amiin...

Kamu tahu kawan, sesungguhnya hakikat hidup kita itu adalah sebuah simulasi sederhana dari sebuah permainan. Kamu cukup mematuhi hukum dan aturan dalam game itu, kemudian kamu akan kendapatkan point, dan jika berhasil menamatkan game itu dengan alur cerita yang benar, yang benar-benar diarahkan oleh Pembuat Game, maka, kamu akan mendapatkan bonus hadiah yakni hal hal yang tidak didapat didalam game itu sebelumnya.

Saya rasa, semua ini hanyalah ibarat permainan. Tapi bukan menang dan kalah yang menjadi konsentrasi berfikirnya, tetapi adalah alur cerita di dalamnya. Ya, alur cerita.

--

Hey kawan, kamu tahu, kalau secara aturan mainnya, sebenarnya ya kita tetap tidak bisa memaksakan diri untuk bertemu tatap muka secara langsung tanpa ada alasan yang kuat untuk itu. Kita bisa saja tidak peduli pada itu semua, dan bebas bermain dalam ini semua, bersenang-senang seenaknya, tapi maukah kamu untuk hidup bermain seperti itu saja? Saya yakin, hatimu tidak menginginkan demikian.

Kita itu makhluk yang terlahir dari esensi cinta, cinta itu pencapaian puncaknya adalah bahagia, maka untuk mendapatkan kebahagiaan mau tidak mau ya kita harus kembali pada esensi awal kita dilahirkan, yakni cinta, yang murni, yang sejati, menuju kesejatian kebahagiaan..

-

Dan aku yakin, aku telah memiliki ini, esensi jiwa ini..

Yang akan aku latih, menjadi lebih baik, lebih murni, untuk dipersembahkan kepadamu wahai kawan, kelak...

Alhamdulillah, rasanya sangat merindukan untuk menulis ini semua, meskipun hanya dengan dua jempol, kuakan tetap mencoba untuk menceritakan hatiku kepada dunia ini..

Urusan ini memang sangat rumit, atau kalau boleh mengambil kalimat lain adalah bisa jadi sengaja dibuat rumit. Entah karena kita yang tidak mampu yakin terhadap pilihan yang kita hadapi, atau kah dasar diri ini yang tidak mampu menangkap semua sinyal yang telah diberikan oleh pihak di luar sana?  Entahlah..

Yang jelas hati ini masih mempunyai keyakinan murni seperti semua impian yang telah terukir sejak dulu lamanya..

- - -

Kadang, kisah baik nan indah tidaklah harus ditandai dengan pertemuan sesering pada umumnya, ini kisah khusus, dan hanya untuk orang orang yang berhati khusus, dan percayalah pertemuan ini akan selalu khusus, tidak seperti keumuman yang telah terjadi di dunia ini..

--

Apa yang ingin kutitipkan padamu adalah ini, tunggu, dan yakin,

Ya, itu.

Diri dan hati ini akan bekerjasama bersama otak yang dituntun oleh akal jernih untuk selalu memperbaiki semuanya, dan terus menerus menjadi manusia khalifah sebagai mana mestinya..

Bismillah.. Bi idznillah...
Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa haula walaa quwwata illa billahi al'aliyyi aladhzimi..

Amiiin...

Sebenarnya aku juga berat dalam menjalani ini semua, membiasakan hal yang bukan kebiasaanku, dan memaksakan semuanya untuk berjalan seperti kebanyakan cerita yang biasanya tercipta di dunia ini.

Sulit untuk melakukan hal ini, namun bagaimana lagi, kutakbisa memberhentikan hati ini untuk bergerak sesuai naluri fitriyahnya sebagai sesuatu yang lembut yang menyukai kelembutan dan hangatnya perasaan..

Sebenarnya, tahukah kamu kawan?
Dalam hati ini terdapat beberapa angan dan keinginan untuk menyudahi permainan ini dan memulai hal yang lebih serius tingkatannya dari itu.. Tapi lagi lagi, aku tak bisa menghentikannya, ini sudah naluri..

(aku mohon bersabarlah terhadapku atas hal ini, untuk sejenak, kawan)

Semoga saja alur ini membawa kita kepada kejernihan hati untuk membulatkan niat dan tekat kepada sebuah perjanjian agung Yang Disaksikan Oleh Yang Maha Agung.. 
Amiin

ya, aku masih belum bisa untuk
berjalan dan berbuat selayaknya manusia pada umumnya.

aku masih terperangkap di alam hayalku yang kuciptakan sendiri daripada mengembara di alam yang semu ini, yang dulu kuanggap adalah hal yang membosankan dan tidak ada gunanya..

--

namun kini, aku akan mencoba belajar, untuk bisa mengerti orang lain, memahami apa yang sedang terjadi saat itu juga, dan belajar untuk dapat mengambil keputusan dengan bijak

-

semoga saja bisa mengalahkanmu, kawan ..

aah, entahlah..

aku tidak terlalu tau bagaimana mengatasi hal ini sebaiknya,

mungkin dengan melihat keluar sejenak, maka akan mendapatkan beberapa pengandaian hati yang baik, yang positif untuk terus melangkah ke depan..

--

namun apa yang kulihat kini hanyalah hamparan semu kehidupan, tidak ada yang bisa membuat hati ini tuk lebih serius dalam memaknai peranannya dalam perjalanan ini...

yang kubutuhkan adalah sebuah hembusan lembut, angin yang membawa hangat, yang bisa menjangkau dan membelai relung hati terdalam untuk mau ber
sama sama memasuki frekuensi khusus hanya untuk sesuatu yang khusus..

-

aku merindukanmu kawan...