Selamat Datang
di setiap tulisan, dan tanggal, serta jam waktu menulis, ada makna tersendiri di dalamnya, hanya orang tertentu dan orang yang peka bisa menangkap itu semua
yap, this is my world,
have a nice day "kawan"
Blog Archive
-
►
2014
(13)
- ► April 2014 (1)
- ► Maret 2014 (3)
- ► Februari 2014 (2)
- ► Januari 2014 (4)
-
►
2013
(24)
- ► Desember 2013 (3)
- ► November 2013 (6)
- ► Oktober 2013 (2)
- ► September 2013 (1)
- ► Agustus 2013 (2)
- ► April 2013 (2)
- ► Maret 2013 (1)
- ► Februari 2013 (2)
- ► Januari 2013 (3)
-
►
2012
(36)
- ► Desember 2012 (3)
- ► November 2012 (1)
- ► Oktober 2012 (3)
- ► April 2012 (1)
- ► Maret 2012 (1)
- ► Februari 2012 (1)
- ► Januari 2012 (1)
-
►
2011
(71)
- ► Desember 2011 (15)
- ► November 2011 (14)
- ► Oktober 2011 (16)
- ► September 2011 (16)
- ► Agustus 2011 (3)
- ► Maret 2011 (1)
- ► Januari 2011 (1)
-
►
2010
(7)
- ► November 2010 (2)
- ► Oktober 2010 (1)
- ► April 2010 (1)
- ► Maret 2010 (1)
- ► Januari 2010 (1)
-
►
2009
(13)
- ► Desember 2009 (1)
- ► November 2009 (1)
- ► Agustus 2009 (1)
- ► April 2009 (1)
- ► Maret 2009 (1)
- ► Februari 2009 (1)
- ► Januari 2009 (3)
-
►
2008
(6)
- ► Desember 2008 (2)
- ► November 2008 (3)
- ► Oktober 2008 (1)
Trafic Source
sebenarnya saya sangat iri melihat beberapa teman atau orang dengan nikmatnya bisa menghisap rokok dengan damai dan nyaman. Mereka mempunya sebuah sesuatu yang sepertinya itu sudah terikat baik tak terpisahkan. Mereka mempunyai beberapa teman dikala sepi, dikala senggang tiada beberapa makhluk yang lain di sekitarnya. Mereka dapat mengusir kebosanan dengan kebiasaan itu, mereka dapat menyelingi beberapa kegiatan santai dengannya. Sangat iri sekali.
Melihat mereka menghisap asap campuran tembakau dan cengkeh di saat mengetik, disaat menonton video, bahkan di saat kumpul kumpul ngopi bareng. Entahlah sepertinya tidak nampak hal kosong dalam kegiatan mereka. Pernah beberapa teman menanyakan mengapa saya tidak memilih jalan untuk merokok bersama mereka, mereka heran dengan pendirian hati ini tentang itu semua, mereka juga pernah bertanya 'bagaimana engkau tahan berjam jam di depan layar komputer hanya dengan ditemani air putih?' wakaka... entahlah, saya sebagai pemilih tubuh, otak, dan hati ini hanyalah tertawa mendengarnya.
Saya tidak benci dengan asap rokok, justru disaat sedang berkumpul saya secara sengaja dengan sembunyi-sembunyi menghirup asap rokok yang mereka hembuskan untuk kemudian dinikmati. Namun kesukaan saya hanya sampai batas itu, tidak lebih, dan memang merasa tidak ingin lebih. Justru saya sangat aneh dengan beberapa teman yang sangatlah anti dengan asap rokok, hingga menggerakkan tangan tangan mereka untuk mengusir beberapa asap rokok disekitarnya, mereka mungkin tidak sadar bahwa hal itu secara tidak sengaja telah menyakiti sedikit hati mereka yang menghisap rokok.
Awal mula mengapa saya memilih jalan untuk tidak merokok adalah eksperimen saya waktu kecil dahulu, seingat saya sekitas SDan. Keluarga umumnya merokok semua, dan itu sudah hal biasa. Nah saat itu saya ingin mengetahui bagaimana sih rasanya rokok itu. Kemudian dengan diam diam saya pun mencoba untuk menyulut beberapa rokok, kemudian menghisapnya, kemudian menghembuskannya keluar. Tidak terasa beberapa hal yang aneh ataupun nyaman seingat saya. Kemudian saya berkesimpulan atas eksperimen itu begini 'hmm... rokok itu kan cuman ngisap asap, kemudian dikeluarin, permainan yang tidak berguna (pikir saya waktu itu) hmm... mungkin rokook ini hanyalah beberapa permainan orang dewasa saja ya' wehehe... Jadi di usia semuda itu saya sudah menganggap remeh tentang rokok itu, merokok tak lebih hanyalah suatu permainan yang dimainkan orang dewasa saat itu. wehehe... setelah dewasa kini saya memahami bagaimana cara merokok yang baik dan benar untuk mendapatkan sesuatu kenikmatan, tapi tetap saja hati ini masih belum ingin untuk menjadikannya sebuah sesuatu yang mengikat.
Ya, saya benci untuk terikat. Saya benci untuk terikat oleh sesuatu yang membelenggu, dan mengekang hak bebas diri ini untuk bergerak dalam kehidupan. Saya hanyalah ingin berteman dengan semuanya, tapi mereka tidak dapat mengikat diri ini, bahkan hati ini. Saya juga tak ingin terikat dengan makhluk yang bernama rokok. Saya mencintaimu wahai rokok, wahai tembakau, wahai cengkeh, wahai kertas manis, wahai filter, Saya mencintaimu seluruhnya... namun jangan harap saya akan memberikan seluruh bagian hati ini menjadi milikmu, saya mencintaimu namun tak ingin terikat denganmu kawan.
Begitupun juga denagnmu wahai dunia. Aku sangat mencintaimu, mencintaimu sangat. Namun jangan harap sekalipun untuk dapat memiliku dengan hak penuh. Aku sudah menjadi milik Suatu Dzat Yang Memang Mempunyai Hak Untuk Memiliki. Tak ada lagi bagian dari tubuh, diri, dan hati ini yang akan aku persembahkan untuk kau miliki wahai dunia... Maafkan aku.. Aku tak ingin terikat dengan mu, aku tak ingin terikat dengan sesuatu apapun kecuali hanya pada...
CINTA.
Cinta hakiki...
Menarik ya, melihat beberapa gadis muda berjilbab dengan kisaran umur smp-sma terlihat berjalan dengan beberapa temannya dengan senyum yang malu malu jika berjalan di depan kerumunan cowok cowok, alami sekali. Senyum nya itu terlihat alami, natural, malu malu dengan sebenarnya malu yang sungguh manis.
Senyum mereka itu adalah senyum kejujuran terhadap apa yang mereka alami. Mereka terlihat masih suci, dan belum tersentuh oleh semua pemikiran dan sistem yang sangat bobrok dalam kehidupan dunia ini. Mereka mungkin masih belum mengerti arti dari semua kebohongan dalam dunia ini. Semoga saja mereka tidak lah mengerti tentang betapa buruk dan hancurnya sistem yang dunia ini terapkan sekarang. Mengerikan jika mereka sampai tahu itu semua.
Mereka tak perlu melihat hal hal mengerikan dan jauuh lebih mengerikan daripada yang mereka bayangkan saat ini. Dunia ini penuh dengan semua kehampaan, kepalsuan, kebohongan, dan semua hal hal buruk dan mengerikan lainnya yang sedang terjalankan. Mereka tak perlu tahu itu. Saya khawatir jika mereka telah sedikit mengenal dunia ini, nantinya senyum itu akan hilang, dan tergantikan dengan beberapa senyum palsu yang telah mereka baru pelajari.
Entahlah apa yang sedang terjadi dengan hedir, manusia yang telah sedikit mengerti bagaimana dunia kehidupan ini berjalan. Diri ini sudah tidak bisa lagi untuk jujur alami menatap kehidupan ini. Senyum ku yang seperti mereka itu telah hilang, entahlah bagaimana caranya untuk menciptakan senyum itu lagi, aku lupa bagaimana menggunakannya. Senyumku kini telah berubah mengikuti keadaan kehidupan yang terjadi. Senyum yang sebenarnya palsu untuk digunakan. Senyum dan tertawa yang digunakan untuk mengikuti keadaan yang sedang baik, keadaan yang sedang ceria. Entahlah, aku lupa bagaimana caranya memproduksi senyum alami yang mereka tontonkan padaku malam ini, aku lupa bagaimana rasanya itu.
---
Wahai dunia, saya akan beritahukan kepadamu tentang bagaimana manusia yang bernama hedir ini berjalan dan mengikuti bagaimana keadaanmu di setiap waktu. Beginilah hedir sebenarnya menurutnya, bukan orang lain, pandangan ini menurut akal dan pikirannya sekarang ini saat ini. Untuk lebih memudahkan pemberitahuan ini, saya akan membagi penjelasan tentang ini menjadi beberapa fase kehidupan seorang hedir. di setiap fase, dia selalu menggunakan konsep yang berbeda beda dalam menjalani kehidupan ini, dan yang pasti di setiap konsep yang sedang dia jalani terdapat beberapa konsep alami yang dia yakini saat itu.
Dulu kalau boleh saya gambarkan adalah disaat masih bersih bersih nya, hedir merupakan manusia yang sangat jujur dalam berkehidupan ini. Dia sangatlah boleh dikatakan masih hijau dalam urusan menata jiwa, jiwa malu nya sungguh khas dan sangat jujur untuk digambarkan. Dan, dalam fase ini, senyum hedir masih terlihat sangatlah jujur dan alami dengan malu malunya yang tergambarkan. Dan juga, dalam fase ini saya juga tidak mengerti mengapa hedir yang ini begitu panas jika sudah mendengar kata 'cinta'. Dia (hedir) saat itu tak pernah mengeluarkan kosa kata ini dalam setiap berkehidupannya, padahal dia sudah melaksanakan apa yang dinamakan jatuh cinta, namun dia masih enggan untuk mengeluarkan kata itu, kata yang sangat panas untuk didengar. Entahlah saya tidak tahu mengapa dia berpikiran seperti itu saat itu, namun saya yakin hedir saat itu mungkin masih memiliki pengetahuan tentang cinta hanya dari ilmu hayalan yang dia pikirkan setiap harinya, dia masih mendefiniskan arti cinta dengan sesuatu yang begitu panasnya, begitu sakralnya, begitu tabu nya. Oleh karena itu, kata yang terucapkan saat itu adalah rasa, dia jarang memakai kata 'cinta', dia merubah konsep itu dengan menggantinya dengan kata rasa. Hmm.. mungkin saya sedikit paham untuk soal ini. Ya, saya paham.. Dia (Hedir) saat itu masih memiliki sifat malu khas yang sangatlah kuat dan alami, dia takut untuk berurusan dengan yang namanya 'cinta'. Dia masih belum mengerti lebih jauh tentang konsep itu, karena itulah hatinya terasa panas saat mendengar kata itu, ya.. itu mungkin alasan yang tepat untuk fenomena itu saat itu.
Namun setelah melewati fase itu, dia kemudian mulai menapaki fase yang dinamakan perkenalan dengan cinta. Dalam fase ini, hedir mulai belajar apakah arti cinta antara 2 manusia yang sebenarnya. Dia mulai mencari beberapa konsep yang menurutnya pas untuk hidupnya, dia mencari ideologi ideologi yang cocok untuknya, lebih tepatnya cocok untuk permasalahannya saat itu. saat itu, dia sedikit melonggarkan pakem pakem malu dan takut nya yang telah terpupuk kuat secara alami. Dia mulai belajar bagaimana untuk mendekati dan lebih dekat dengan kata 'cinta' yang dia takuti selama ini. Dan lambat laun, ternyata hati nya sudah tidak merasakan hawa panas saat mendengar kata itu, lebih lebih saat mengeluarkan kosakata itu. Rasa panas itu telah tergantikan dengan perasaan sejuk damai walaupun hanya dalam sejenak. Sepertinya dalam fase ini, hedir telah mulai terbiasa dengan kata 'cinta' yang ia temukan sendiri konsepnya. Dia menemukan bahwa 'cinta' adalah sumber energi dari semua kreatifitas yang akan terjadi dan terciptakan dengan alur yang baik dan alami selama sumber cinta tersebut masih ada.
Setelah dia dalam sejenak memakai sumber cinta kepada makhluk yang sebenarnya adalah sementara sayangnya, kemudian dia mulai belajar bagaimana untuk mencari sumber Cinta yang kekal, yang sumber inspirasi tidak habis habis untuk diciptakan. Waktu dalam proses pencarian konsep baru ini merupakan bebarengan konsep cinta kedua diatas. Range waktu yang sama untuk mempelajari semuanya ini dengan seimbang dan menemukan konsep yang cocok untuknya dalam menjalani kehidupan yang dipandangnya saat itu adalah sangat mengerikannya.
Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan pada dunia tentang bagaimana hedir mencari dan meletakkan setiap perbuatannya terhadap beberapa konsep yang saat itu dan saat ini dia pahami dan yakini. Semuanya berbau relatif, tidak ada konsep yang salah, semuanya itu adalah proses dalam pencarian konsep sejati dalam mengarungi kehidupan yang semakin membingungkan ini.
--
Untuk kesekian kalinya, saya buka kembali rumah ini dengan beberapa pilihan yang sebenarnya membingungkan, entah untuk kedepannya bisa konsen untuk mengurus ini, ataupun masih tetap ingin menutup sejenak dari semuanya, yang jelas, jika Anda semua menemukan ini dan membaca ini, maka Anda akan sedikit mengerti bagaimana tata letak dan keadaan jiwa dan hati seorang manusia yang bernama Hedir Akhmad ini. Di setiap kata kata yang berada dalam rumah ini, terdapat beberapa misteri tentang bagaimana keadaan nya saat itu, sekali lagi saya ucapkan untuk semuanya dalam dunia ini, di blog ini, Anda akan diajak untuk berpikir sejenak tentang kebingungan kehidupan, dan segala yang terjadi di dalamnya. di
setiap tulisan, dan tanggal, serta jam waktu menulis, ada makna
tersendiri di dalamnya, hanya orang tertentu dan orang yang peka bisa
menangkap itu semua
Welcome... yap, this is my world,
have a nice day "kawan"
Bismillah..
Hingga detik ini, sepertinya ada 3 hal dalam dunia ini yang dapat membuat hedir merasakan kebahagiaan ketenangan kedamaian meskipun dalam sejenak.
Kebahagiaan pertama adalah di saat makan. Sepertinya terdapat hal yang menarik dalam melaksanakan itu, selalu memikirkan kapan waktu makan, dan menikmati setiap rasa yang termakan di saat itu. Sudah kebiasaan sejak SMA dulu waktu mondok di Jombang, urusan makan adalah urusan yang sangat esensial, sebuah moment yang sangat bahagia saat menjalankannya. entahlah, sepertinya terdapat kesenangan batin yang sangat khusus saat makan, entah itu sarapan, makan siang, ataupun makan malam.. bahagiaa sekali...
Hal kedua adalah di saat mandi, sepertinya mendapatkan sebuah kesegaran yang unik saat merasakan aliran air yang menuruni kulit dari atas ke bawah, aliran itu alami sekali, lembut, dan membuat otak menjadi sangat rileks. Di saat suasana se kalut apapun pastilah semuanya akan terlupakan dalam sejenak saat mandi mengalirkan air dari ujung tangan diatas kepala hingga ke ujung jari kaki dibawah.
Hal ketiga yang dirasakan hedir bahagia saat menjalaninya adalah di saat dalam majelis ilmu yang ia senangi. Entahlah ini merupakan suatu keanehan yang berada dalam diri ini sejak dulu. Hedir sangat senang saat mengaji kitab dulu di pondok pesantren, sepertinya terdapat kesenangan murni dalam keingin tahuan terhadap sesuatu yang selalu menjadi tanda tanya dalam benak hati, sepertinya hanyalah majelis ilmu yang selalu memberikan suatu pemahaman baru, pemahaman unik tentang beberapa persoalan yang muncul dalam hidup ini. Meskipun kadang tidak memberikan suatu jawaban pasti, tetapi seperti memberikan suatu siraman kesejukan kepada batin yang selalu haus terhadap sesuatu.
---
Ya Allah berkati hamba dalam mencari beberapa ilmu-Mu yang banyak bertebaran di alam ini...
Bismillah...
mulai saat ini, insyaAllah hedir akan memulai untuk membuka sebuah pintu yang sepertinya sudah lama dibiarkan tertutup karena sebuah alasan.
tidak ada alasan khusus, hanyalah sebuah metode atau cara untuk menyampaikan semua konsep dalam otak ini agar dapat diterima oleh lebih banyak orang, tentang kehidupan ini, tentang hati ini, tentang pikiran ini, tentang semuanya yang telah terlakukan dan terpikirkan di dalam dunia ini... dan kemudian berharap Allah akan membukakan sebuah pintu ilmu yang lain untuk dapat disampaikan dan tertuliskan dengan baik
----
sekarang saya sedikit mengerti bagaimana rasanya Imam Ghozali dahulu kala saat menulis berbagai kitab tentang ilmu pengetahuan yang diketahuinya... Beliau menulisnya karena hati nya telah terbuka, dibuka oleh cinta kepada Allah... dan dengan cinta itu beliau menuliskan semuanya menjadi berbagai kitab kitab yang banyak kita jumpai hingga kini... Maka dari itu, sebenarnya dulu saya tidak habis pikir, bagaimana beliau bisa menuliskan semua kitab kitab itu dengan lepas, menuliskan hingga seribu kurang satu judul kitab dengan berbagai disiplin ilmu -subhanallah- , dengan gaya tulisan yang mengalir adanya seperti aliran sungai yang sumbernya tak pernah habis. Ouuh,... ternyata... sumber itu adalah Cinta kepada Allah.. Subhanallah..
sama seperti blog ini, dalam dunia tulis menulis, memang membutuhkan sebuah sumber yang dapat memberikan inspirasi ilmu yang akan dituliskannya.. Cinta kepada makhluk saja, dapat membuat seorang hedir menuliskan sebanyak 62 postingan yang mengalir begitu nya.. ajaib,, cinta memang memberikan sebuah keajaiban yang unik bagi pelakunya...
itu hanya cinta kepada makhluk, bagaimana dengan Cinta kepada Rosulullah SAW, dan bagaimana cinta kepada Allah ??
tak henti henti nya hati ini bersyukur, untuk semua yang telah terjadi dan terlakukan.. alhamdulillah.. terima kasih telah datang dalam kehidupanku yang sepi ini... purple..
--
Ya Allah, Ya Robbi...
maafkan hamba-Mu ini Ya Robb.. hamba masih belum bisa untuk menemukan jalan-Mu, jalan menuju Cinta-Mu...
hamba masih terlalu ingin tahu bagaimana cinta itu sebenarnya... hamba masih tertarik dengan dunia ini Ya Robb, ampuni hamba... masih banyak yang belum hamba ketahui tentang kehidupan ini Ya Robb...
Ya Allah..
ampuni hamba yang terlalu lama dan ingin masih bermain main dengan cinta dalam kehidupan dunia ini,
mungkin hanya satu pintaku Ya Allah.. tolong, jangan lupakan hamba...
tuntunlah hamba dalam mengarungi kehidupan ini Ya Allah.. tuntunlah dengan memberikan pengertian hati yang bijak, yang baik, yang selamat...
Ya Allah Ya Robbi... Solawat dan Salam selalu hamba curahkan untuk nya baginda Ya Rosulullah.. Sollallohu alaihi wasallam...
walhamdulillahi rabbil alaamiin...
sebenarnya bingung sendiri mau nulis apa lagi, kemudian mencari
inspirasi dengan kembali baca baca postingan yang lalu lalu, mulai jaman
2008, 2009-2010 (moment postingan paling sentimental yang membuat saya
vakum ngeblog hingga ber bulan bulan), trus baca postingan pertengahan
2011 sampai penghujung nya, jadi senyum senyum sendiri, ketawa ketawi
sendiri, sedih sedih sendiri, ..... ajaib, range waktu paling produktif selama menulis untuk kehidupan.. :p , hehehe untuk itu semua tolong maafkan..
di
awal tahun ini, saya lagi lagi mengawali tulisan di hari rabu, sesuai
dengan hari yang saya percayai sejak dulu, dan hari yang saya tahu dari
sebuah kitab kuno semasa ngaji dulu di pondok, merupakan hari
diciptakannya 'Nur' cahaya, dan banyak ulama' yang mengatakan jika
sesuatu di mulai hari Rabu, maka insyaAllah akan berlangsung baik dan
diberi kelancaran oleh Allah SWT. hingga kini filosofi hari rabu ini
masih teringat dalam diriku..
tapi ya jangan dengan begitu nya kita meremehkan hari
hari yang lain, sesungguhnya Allah menciptakan beberapa hari itu
mempunyai sesuatu rahasia yang belum kita mengerti saja tentang apa yang
terkandung di dalam nya dan bagaimana nanti jika kita melangkahkan nya
di hari itu. kebetulan saja, rahasia hari yang saya ketahui adalah hari
rabu , dan tentunya hari jumat yang..
yang sangat hebat dan banyak sekali keutamaannya. di hari jum'at
Allah menyayangi orang yang beramal dengan tidak diketahui oleh orang
lain, bahkan jika beramal dengan tangan kanan diupayakan tangan kiri
tidak tahu, hal itu menunjukkan Allah menyayangi orang pemalu..
berhubung
masih ingat tentang beberapa hari yang saya ketahui tentang rahasia
rahasia yang terkandung di dalam nya , berikut saya kan menjelaskan
beberapa pengetahuan yang saya miliki tentang hari hari ini... tentang
kebenaran dan semua yang ketahui ini adalah apa apa yang telah saya
pelajari selama hidup ini, baik itu berupa bacaan kitab, maupun
pengajian yang telah terikuti dan yang masih teringat hingga saat ini..
---
.....bismillah.......
Hari
Rabu, adalah hari yang baik untuk memulai sesuatu, misalnya menuntut
ilmu (kitab ta'lim muta'lim), karena hari diciptakan nya cahaya,
merupakan hari yang baik untuk permulaan suatu kejadian ataupun sesuatu
yang ingin Anda kerjakan dan apa apa yang ingin Anda targetkan di masa
depan. Misalnya, memulai untuk mengaji di kajian tertentu, memulai masuk
kuliah, memulai suatu bisnis(ini sudah saya buktikan dahulu kala... dan
alhamdulillah Allah memberikan kelancaran hingga sekarang..), dan
juga..
untuk memulai suatu keputusan penting, ataupun
memulai untuk menembak seorang perempuan di hari tersebut :p #ngaco,,
WAKKAKA.... Tidaaaaaak.. !!
Hari Jum'at ,
merupakan Raja nya seluruh hari, banyak keutamaan yang terkandung di
dalam nya. Karena mulianya hari ini ada beberapa hadist yang menjelaskan
bahwa Rosulillah SAW pernah melarang beberapa sahabat untuk
melaksanakan amalan-amalan yang dikhususkan pada hari jumat demi
mencapai nilai yang besar, adapaun yang dimaksud di sini adalah, jangan
lah terlalu mendewa dewa kan hari jumat dengan mengerjakan suatu amalan
tertentu yang pada hari lain kita malas untuk itu, adapun amalan yang
baik di sisi Allah adalah amalan yang istiqomah kawan.. dan juga jangan
takut untuk solat tahajud di malam jumat, takut untuk mengambil air wudu
di tengah malam misalnya, cobalah untuk sedikit lebih berani..
tapi bagaimanapun, di hari jum'at memang banyak momen istijabah,
banyak rahasia yang terkandung di dalam nya, yang bisa kita lakukan
adalah berusaha berkehidupan sebaik baik nya pada hari itu, berusaha
sebaik baik nya beribadah pada hari itu dengan tidak melampaui batas,
sekedarnya namun lebih baik untuk..
dan juga di hari jumat, saya ingat berkenalan dengan
seorang wanita yang sangat sangat begitu anggun bagi saya, dan
sepertinya mengubah cara berkehidupan setelah itu, mengubah gaya hidup
dalam sekejap, mengubah semua pandangan dalam kehidupan ini mulai dari
hal remeh hingga serius, semuanya begitu terpikirkan dengan sangat aneh
dan rumit.. (sumpah bagian ini ga da hubungannya ma keistimewaan hari
jumat #headbang dan berteriak.. !!)
---
Menulis untuk dibaca sendiri
kadang lebih nikmat dan sejuk untuk dibaca, semakin larut dalam bacaan
itu, semakin teringat tentang bagaimana kehidupan yang sedang teralami
saat itu, saat menulis itu semua, layaknya waktu kembali berputar untuk
dinikmati keingatannya... banyak sekali semua tulisan itu semuanya adalah sebenarnya ungkapan hati ini yang sangat sekali ingin diteriakkan kepada.. :)
kadang, saat saya membaca sesuatu tulisan orang,
ataupun apapun itu yang berbentuk tulisan dan dikeluarkan oleh manusia,
maka di pikiran ini secara otomatis terbayang bagaimana gambaran saat
dia menulis itu semua, semuanya mempunyai berbagai spekulasi dan
pengandaian, dan kadang dalam otak ini muncul beberapa spekulasi tentang
bagaimana keadaan hati orang tersebut saat dia menulis untuk dunia..
entah pengandaian itu benar atau tidak may Allah to
decide, namun otak ini tetap berpikir banyak nya sub judul pengandaian
dan kemungkinan pemikiran tentang gambaran itu, sibuk menebak nebak
bagaimana itu sebenarnya dll... dan ajaib nya otak ini tak pernah lelah
untuk memberikan beberapa hal yang baru lagi untuk menjadi sesuatu yang
bisa dipikirkan, subhanallah.. kekuatan pengandaian ini..
--
Sesungguhnya bahwa..
Saya
lebih suka mengartikan kehidupan sendiri, daripada mengartikan
kehidupan orang orang lain, mengartikan semua yang terjadi di kehidupan
ini, di negara ini, dan semua nya.. sudah terlalu banyak orang yang
sibuk mengartikan pemerintahan negara, mengartikan semua hal yang
dilakukan pemimpin kita, semua telah terlalu banyak.. dan itu membuatku
malas untuk mengartikan sebuah kehidupan yang telah ter-artikan oleh
kebanyakan hal, Ouuh... begitu malasnya diriku..
lebih menarik dengan mengartikan bagaimana jalannya
kehidupan diri ini sendiri, kehidupan seseorang yang berarti bagi diri
ini. Hidup dengan cita cita yang simpel, dan sederhana, dan tetap ke
kanak kanakan dengan semua pengandaian yang selalu terngiang dalam otak
dan hati ini yang senantiasa merindukanmu..
---
arti hedir, arti sebenarnya saya, sebenarnya siapa aku.. ??
Tidak banyak orang yang mengerti bagaimana
sesungguhnya seorang hedir itu melangkahkan kakinya dalam kehidupan ini.
Mereka mungkin berpikir hedir adalah seorang yang begitu simpel nya,
begitu santai nya, begitu biasa nya, padahal di dalam lubuk hatinya, di
dalam sana terdapat beberapa hal yang sukar dan sulit untuk dapat
dimengerti oleh kebanyakan orang, bahkan dia (hedir)-pun masih belum
bisa memecahkan semuanya apa yang terjadi sebenarnya.. rumit... begitu
rumit dan sangatlah aneh... sayang..
sulit untuk memahami semua ini, sulit untuk merespon
terhadap kehidupan ini secara bijak dan tepat. memang terdengar sedikit
keren dengan kata 'bijak' , tapi bagaimanapun memang kata itu yang harus
dicapai dalam melangkah kan diri dalam kehidupan ini, kurang nya ilmu
hikmah mungkin yang menyebabkan semuanya ini, jadi bukan masalah 'keren-
keren - an' ini hanyalah soal prinsip untuk hidup, ya se sederhana itu
saja semestinya... tolong mengertilah wahai kamu..
---
Jika lah kamu saat ini masih belum mengerti apa yang sebenarnya
sedang terjalan kan dalam dunia ini, jangan lah berbingung, jangan lah
gundah, itu saja yang bisa kukatakan pada mu saat ini yang sedang dalam
fase ketidak pastian dalam hati dan kehidupan ini. Dan juga satu hal
yang dapat ku pesankan untuk mu, yakni yakin lah, tolong yakin lah pada
hati mu itu, please..
setiap orang pasti pernah merasakan ketidak pastian ini,
kebingungan ini, semua itu adalah proses dalam kehidupan ini, dan saat
ini kita masih diujikan dan selalu terjebak dalam lingkaran ini. Entah
bagaimana cara nya kita keluar dari ini semua dengan bahagia, mungkin
hanya ada satu cara yang masuk akal yakni memanggil Tuhan, Panggillah
Allah dengan hati kita, ceritakan semuanya pada-Nya, hati ini yakin..
Allah mengerti jawaban yang terbaik untuk ini, ... just let it be
kehidupan kadang memang tidak bisa seperti yang kita harapkan dan kita rencanakan, semuanya terlalu tak terduga dan sangat sama sekali mencolok kejadiannya. tinggal bagaimana hati kita merespon semua itu, mungkin bagi sebagian dari kita akan menjadi tidak terkontrol dan berlebihan dalam merespon itu semua, dan juga ternyata mungkin sebagian kecil dari kita adalah orang yang terbiasa untuk menghadapi semua itu dengan hati sabar dan tenang. Hanyalah hati yang tenang yang dapat mengeluarkan kita dari kepelikan dunia ini, di sini, di hati ini, here...
ya, dalam kondisi seperti ini mungkin hanyalah Tuhan yang bisa menjelaskan semua ini, menjawab semua ketidakpastian dunia ini, menjawab semua kebingungan ini, dan membunuh kebosanan terhadap dunia ini. Biarlah semuanya berjalan dengan ketentuan Tuhan yang begitu ajaib nya, begitu tidak masuk akal nya itu semua dalam pikiran kita... hanya beberapa kata yang bisa saya yakini untuk saat ini, just bear with...
biarlah semuanya selayak nya ini, terjadi dengan begitu saja,
dengan alaminya. Kadang memang kita harus terlihat hanyuut dalam
lingkaran ini untuk mendapatkan sebuah pengajaran dan pengalaman hidup.
Kadang memang ada saat nya kita dituntut mengerti tentang suatu hal, dan
kadang memang lebih baik kita tidak mengerti tentang suatu hal,
semuanya serba tak pasti. cukuplah hati ini mengerti bagaiamana
sesungguhnya diriku ini sebenarnya, the real me..
--
Dunia ini kadang sungguh melelahkan untuk selalu dipikirkan, semuanya terjadi dengan beberapa pola yang kita sama sekali tidak mengerti untuk itu. Semua yang berada dalam dunia ini begitu mempesona untuk dinikmati, sungguh sulit dipercaya oleh hati ini bahwa semua nya di dunia ini adalah fana, sulit sekali untuk meyakini itu semua, namun sesulit itu diri dan hati ini selalu berusaha untuk mengelak dari keduniaan ini, semoga saja termasuk hati hati yang selamat... Dan di saat sejenak sendiri, terpikir lah dalam hati ini, 'sebenarnya apa tujuan ini semua', 'siapakah aku?' , What is the really me, really I_am
Pernah terlintas untuk memberontak, berteriak terhadap kesemuanya ini, kesepian dalam keramaian ini, takut termakan semua nya, takut terhadap dunia ini. Namun lagi lagi, kepada siapakah hati ini mau berteriak? tidak ada satu hati pun di sini, di sekitar ini, sepi kembali... hati ini khawatir akan terjadi hal yang menakutkan jika terus begini, semua nya terkesan menakutkan saja, dunia ini.... Scared
menyedihkan melihat dunia ini dengan keadaan hati yang begitu menyedihkan. semua kata kata indah bahkan tak nampak bahagia lagi, semuanya kosong, hampa... dibalik keramaian ini semua, semuanya begitu menakutkan, ternyata jauuuh dalam lubuk hati ini masih terjadi ke senyap an... ke hening an .. sepi .. Alone
Bismillah...
hmm... mengapa ya, sepertinya kita tidak bisa menghapus sebuah masa lalu yang kita rasa itu dapat mengingatkan kita terhadap sebuah sesuatu yang dapat membuat otak kita berpikir - berpikir teruus, looping terus di lingkaran pikiran itu hingga ber jam jam lamanya, sulit melupakan itu.
Namun, jika itu adalah sebuah kesedihan, mungkin bisa di lupakan dengan seiring berjalannya waktu. Tetapi jika kisah kebahagiaan, maka hal itu adalah sulit untuk terlupakan begitu saja, semuanya terasa seperti terlintas begitu saja, teringat dengan alami, dan tersenyum secara ajaib.
Biarlah...
Mungkin memang hati ini masih ingin mengingat itu semua ya..?
Mungkin itu adalah sebagai ibarat sebuah tempat, dimana hal itu tersimpan dengan baik nya, dan bisa jadi di suatu saat, di saat semuanya telah tenang, dan secara aneh dan ajaib seperti terbuka kan pintu itu lagi, dan mengisi hal hal yang sama sekali baru lagi,,, perhaps..
--
dan lagi lagi, pikiran kecil ku yang paling dalam tetap berkata, 'jangan lupakan aku , jangan lupakan hedir yang dulu, ini lah kamu duluu, ingatlah itu, ini lah kamu di saat itu, ingatlah itu, inilah kamu disaat semuanya begitu indah, inilah kamu, inilah kamu di saat semuanya begitu mempesulit kan mu, dalam kehidupan itu, inilah kamu hedir, ingatlah itu, inilah disaat kamu sedang konyol konyol nya hedir, ingatlah itu, inilah kamu, ini lah kamu di saat kamu sedang mengalami sesak dalam dada mu, ingatlah semuanya, itulah kamu saat itu hedir, ingatlah itu, ingatlah semuanya hedir, ini adalah kamu, kamu yang saat itu belum mengerti apa apa tentang itu, dan kamu di saat sedang mengalami sebuah moment yang begitu hebat nya, hingga kamu lupa tujuan hidup mu, itulah kamu, ingatlah itu, inilah kamu di saat semuanya begitu besarnya begitu baru nya begitu membuat hidupmu begitu seperti kembali ke masa lalu yang saat itu kamu tidak ingin mengulanginya lagi,, ya itu semua adalah kamu hedir, ingatlah itu semua, ini semua, ingatlah kawan...'
Bismillah...
Yang jelas, dalam kehidupan ini semuanya terasa serba ghoib, serba tidak tahu tentang apa yang ada esok hari, semuanya terlalu jelas bahwa semuanya yang esok hari terjadi hanyalah Allah SWT yang mengetahui nya, dan kita hanya bisa berdoa, dan berharap, serta menyiapkan semuanya untuk itu.
Di dalam ketidak jelasan itu semua, sebenarnya hingga saat ini, setidaknya masih ada sesuatu hal yang pasti dalam hati ini. Namun itu semua hanya hati ini yang tahu, dan sepertinya hati ini masih enggan untuk menjelaskannya kepada otak untuk menerjemahkan fenomena ini yang kemudian disalurkan ke jemari jemari untuk menuliskan itu semua.
hati ini hanya yakin, hanya itu saja,
dan juga, hati ini juga yakin, yakin suatu saat bisa untuk ber teleport kepada pintu hati yang lain, dengan sebuah lorong khusus yang menghubungkan keduanya dengan cara yang unik dan ajaib, semuanya masih membutuhkan proses... ya proses... kawan. (kata kawan saat ini adalah kamu!! ya! kamu yang membaca ini!!)
---
sabar...
merupakan kata yang sepertinya dipilih oleh hati ini untuk waktu sejenak dan seterusnya hingga ..
dan sepertinya, masih menunggu konfirmasi hati lain untuk bisa menerima semua pesan ini,
biarlah mereka berdua (hati dan hati,) yang mengurus bagaimana nanti mereka bisa menemukan sebuah lorong khusus untuk berkomunikasi secara alami, entah bagaimana itu terjadi, otak ini masih belum bisa menafsirkannya, namun hanya hati ini yang bisa merasa kan demikian itu diatas
--
sabar lah wahai hati...
sabar lah wahai hati..
jika engkau marah dengan nasihat sabar ini, maka hanya satu yang bisa engkau lakukan, terima lah semuanya dengan , lagi lagi, untuk sejenak, sabar...
Bismillah...
Pernah kah di antara kita semua dalam kehidupan ini, merasa seperti seakan akan salah dalam melangkahkan nasib, salah dalam mengambil keputusan, dan setelah itu terjadi, hasilnya seperti tidak seperti yang kita bayangkan, dan justru membuat kita semakin terjerumus kedalam lubang yang bernama penyesalan.
Tak pernah bisa terulang, semua nya telah terjadi, dan belum ada sebuah kisah satu pun tentang orang yang dapat mengubah masa lalu nya untuk masa depan. Yang bisa kita lakukan, hanyalah coba untuk menjadikan sebuah pelajaran yang harus tetap diingat, dan jika mendapatkan sesuatu hal yang dalam keadaa sama juga kita bisa mensikapi nya dengan bijak dan tepat, amin...
--
Kadang, Jika kita telah merasa tahu tentang sesuatu, dan dengan tahu itu kemudian justru kita menghilang dari apa yang telah sudah terbiasa memantau kita, dan membuat orang yang memantau kita mengerti akan kedatangan kita yang sebelum nya kita belum mengerti akan itu tentang mereka yang mengerti memantau kita, dan di saat itulah ada sebuah hal yang mengecewakan bagi mereka yang memantau kita yang sebelum nya mengetahui mengerti, kemudian tidak mengerti lagi. setidak nya lebih baik kita tidak mengerti itu, dan dengan itu mereka yang memantau kita masih lebih tenang, dan manteb dalam menemukan sebuah hal yang terjadi dalam kehidupan ini..
kadang, memang lebih baik, tidak mengerti tentang suatu ilmu
dan kadang, memang lebih indah jika kita tidak mengerti tentang itu semua bukan?
di saat kita bersembunyi dalam hal yang kita mengerti itu, betapa kah kita mengerti bahwa orang atau mereka justru seperti merasa mempunyai tamu namun masih belum jelas siapakah kita
hanya satu mungkin harapan mereka untuk kita yang telah mengerti tentang sesuatu itu, yakni : cobalah untuk membuka tabir itu kembali, dan biarkan apa adanya, dan berpura pura lah kita tidak mengerti tentang itu semua...
sejenak,,,
mengertilah...
amin...
pernah suatu saat berbincang dengan seorang teman tentang kehidupan ini, tentang menjalani hubungan dengan lawan jenis dll, kemudian ada satu pernyataan yang masuk akal, dan sepertinya itu sudah teruji beberapa kali tentang permasalahan antara hubungan antara makhluk bernama manusia, berikut bunyi pernyataan tersebut
"Jika setelah melihat respon nya saat itu, kemudian Anda berpikir atau berprasangka si dia tidak menyukai Anda, maka sebenarnya secara tidak langsung si dia telah menyampaikan pesan bahwa prasangka itu benar"
Jadi , jika semua respon balik dari dia, terkesan membuat Anda merasa 'hmm... sepertinya dia tidak nyaman, hmm sepertinya dia tidak mau melanjutkan ini,, hmm sepertinya dia tidak suka ...'
Nah, bisa saja si dia sebenarnya memang seperti itu, dan dengan sengaja menimbulkan persepsi tersebut tentang apa yang berada dalam hati nya. si dia mungkin merasa kasihan jika berkata langsung, oleh karena itu dia menampakkan dengan cara cara yang di lakukan di atas...
Jika semua nya memang terkesan demikian, maka sesungguhnya si dia telah berusaha untuk menyampaikan jawaban dia atas semua ini yang terjadi. si dia memang sengaja untuk menimbulkan persepsi dan asumsi demikian dengan harapan Anda bisa mengerti, kemudian Anda tahu bagaimana harus bersikap kemudian..
--
Namun bagaimana jika Anda orang yang tidak peka ? atau Anda merupakan orang yang selalu berpikir positif misal nya? atau Anda seorang yang pantang menyerah? hmm...
nah, itu dia, namanya juga kehidupan, semua yang terjadi pasti ada kemungkinannya. Bagi orang yang tidak peka mungkin berpikir 'ah, mungkin yang dia maksud orang lain, bukan gw' . Kemudian bagi orang yang selalu berpikir positif berpikir 'hmm,, mungkin saja ini merupakan ujian dari dia, hmm...' . Dan mungkin bagi orang yang pantang menyerah 'ah, masa orang macam ini tak bisa awak taklukkan,, awak tak akan menyerah!!!'
Sayang nya, masalah hati adalah perkara yang tidak bisa ditebak. Semuanya masih begitu dalam nya, hanya orang yang mempunyai kejernihan hati yang mungkin bisa menangkap semuanya, lagi lagi, masalah hati adalah perkara yang ghoib
namun bagaimana pun, berprasangka lah yang baik, karena Allah itu mengikuti prasangka hamba-Nya...
untuk memulai sesuatu yang baik, sepertinya memang sulit ada nya. butuh waktu lama untuk melakukan hal itu, masih terlalu lama terjadi perdebatan dalam diri ini, sekarang atau nanti kah? kerjakan atau tidakkah? males kah? sungguh banyak alasan yang ditimbulkan oleh nya
dan kadang, yang terjadi justru melakukan sesuatu yang lain yang membuat hal itu tertunda untuk terlaksana. banyak waktu yang sengaja dipakai untuk menghindari hal itu, dikarenakan pemikirannya tentang kesulitan hal tersebut. benar benar pemalas...
dan aneh nya, di saat semua terlakukan, namun masih belum menunjukkan sebuah progress yang baik, semua angan angan yang terencanakan tidak terjadi karena ketidak tahuan nya tentang permasalahan itu. ingin rasanya untuk mempelajarinya lagi, namun otak ini lelah, diri ini malas, dan hati mulai menunjukkan untuk mengalah.
entah apa yang akan terjadi esok hari dengan semua ini.
berharap semuanya lancar, dan tidak ada hal yang membuat nya dapat memalukan diri nya
semoga terjadi hal hal unik yang menarik esok hari... amin amin amin....
Semuanya ini tentulah tercipta karena adanya seseorang yang dapat menginspirasi, mustahil semua tulisan di sini tertulis jika tidak ada inspirasi yang datang, dan sayang inspirasi tersebut merupakan suatu elemen yang datang nya dari luar.
sebenarnya, secara konseptual, api semangat ataupun inspirasi ilham, mestinya yang baik dan kuat adalah datang dari diri sendiri, atau dengan kata lain diproduksi oleh diri sendiri. Jadi di saat keadaan segelap apa pun di dunia ini, kita masih bisa menerangi diri sendiri dengan api yang kita bangun dari hati ini. Kita mampu untuk bangkit dengan segera dengan cahaya yang berada di dalam hati kita sendiri.
Berbeda dengan tipe yang diatas, sayang nya saat saya masih belum mempunyai sumber api sendiri. Semuanya terasa harus 'meminjam' pemantik dari luar. Kelemahan dari tipe ini adalah di saat situasi dalam keadaan gelap, untuk mendapatkan penerangan harus melibatkan hati hati yang lain dari luar, dan biasanya proses untuk bangkit juga lebih lama dari tipe yang sebelumnya...
tapi, hebat nya tipe yang kedua ini, dia bisa memanipulasi otak ini untuk mengkonversi dari apapun keadaan sumber cahaya nya dari luar menjadi sebuah cahaya yang baik bagi dirinya. Seburuk apapun keadaan nya, masih bisa saja untuk mendapatkan penerangan itu, bagaimanapun masih diperlukan usaha ganda dalam proses ini. namun lagi lagi, proses konversi itu membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit..
---
lagi lagi, kawan, butuh waktu berapa lama lagi untuk memastikan semuanya ini?
Kebahagiaan adalah tujuan kita dalam hidup ini
Allah menciptakan dunia ini dengan tujuan bahagia
Allah mengutus Rosulullah Shollallahu alaihi wasallam, sebagai duta kebahagian di dunia, sebagai ekspansi kebahagiaan, sebagai pembawa rahmat ke dalam kehidupan ini, kedalam dunia ini, pembawa rahmat kepada seluruh alam
Jadi, bagaimanapun orang yang menghalangi kebahagiaan seseorang yang lain, maka sesungguhanya dia sendiri telah menghalangi tugas Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa kabar gembira dan kebahagian, dan dia sendiri secara tidak sadar telah menghalangi Allah dalam tujuannya menciptakan dunia ini dengan bahagia sebagai tujuannya
Sesungguhnya kehidupan, agama, ilmu, jodoh, adalah sebagai media yang telah Allah ciptakan untuk mencapai kebahagiaan, semuanya yang ada dalam kehidupan ini adalah sebagai sarana yang bisa kita manfaatkan demi mencapai kebahagiaan haqiqi kelak.
--
Beberapa tingkatan cara untuk menemukan kebahagiaan hakiki...
yang pertama adalah dengan menjernihkan hati, dengan menghilangkan penyakit hati yang ada 3, yakni riya', dengki, dan sombong.
selama orang tersebut masih mempunyai 3 penyakit hati ini, maka mustahil dia akan merasakan kebahagiaan.
--
Dasar kebahagiaan itu adalah damai
Adapun dasar dari damai itu dapat dicapai hanya dengan "qolbu saliim" , yakni hati yang selamat,
adapun "qolbu saliim" dapat diperoleh dengan "Toriqoh" , dan toriqoh sendiri ditempuh dengan ilmu tasawuf...
--
dan secara haqiqat , sesungguhnya kebahagiaan itu dapat di capai hanyalah dengan cinta
"Cinta kepada dan karena Allah"
coba perhatikan kalimat di atas, cinta kepada dan karena Allah,
cinta kepada sesuatu karena Allah, haqiqat nya merupakan suatu jalan mencintai kepada Allah...
mencintai karena Allah... Subhanallah....
I don't know how to ... start over with this.. .. again...
sepertinya terasa memulai dari awal... dengan segala ketakutan, dan malu malu..
--
kemanakah semua kalimat kalimat yang telah engkau praktekkan dulu hedir ?? kemana??
mungkinkah kamu telah lupa??
atau jangan jangan, kau masih malu malu hedir?? ....
malu untuk memulai lagi dari awal... ?
aah, dasar penakut kau hedir !! pemalu!! payah..
--
'santai bro.. , memang untuk awal awal masih malu,,, hati ini masih terlalu malu, terlalu takut,,
kita lihat lah, bagaimana nantinya jika ada kesempatan lagi...'
'doakan saja, ada progress yang baik bro :D '
Bismillah...
semoga apa yang hamba mulai malam ini mendapatkan Ridho Mu Ya Allah...
kuatkan hamba, untuk memulai hal ini Ya Allah...
dan, barokah kan Ya Allah... amin
Dalam berkehidupan ini kadang kita berpikir tentang apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Otak ini selalu melakukan usaha itu, untuk ingin tahu sebuah kebenaran suatu berita, dan jika sudah buntu tidak menemukan nya, maka hanya ada satu pekerjaan yang dilakukan otak, yakni menebak nebak.
Jika otak lah yang menguasai pikiran ini, tentu semua pengandaian positif akan terabaikan. Otak ini selalu berpikir tentang kemungkinan rasional, tentang kemungkinan paling buruk, dan tentang semuanya yang selalu bertentangan dengan hati ini. Tidak lah aneh, sebab otak hanyalah ingin menunjukkan daya nya dalam menelaah suatu masalah. Dan langkah yang diambil otak adalah hal yang bagus untuk upaya antisipasi kita terhadap suatu berita/masalah dalam berkehidupan ini.
Namun bagaimanapun, hati ini masih mempunyai sebuah pengandaian yang bijak, yang baik, yang positif. Di setiap waktu, hati ini selalu ber prasangkan baik, dan selalu menghayalkan yang indah indah. Hati ini hanyalah yakin, ya, itu saja.
--
Bagaimana ya kita menjawab masalah ini dengan baik?
hmm...
saya rasa, marilah kita diam sejenak, kita dengarkan dialog antara hati dan otak ini, kita pikirkan baik baik kemungkinan baik dan buruk nya, Kemudian, diam, dan berniatlah dengan pengharapan yang baik baik
don't think too much..
toh, masalah bahagia ataupun sakit, itu adalah hati yang bisa menentukan semuanya. jadi ya,, bagaimana kita bisa berdamai dengan hati kita sendiri, dan lakukan semua pengharapan yang baik baik dan indah.. insyaAllah....
rasa bahagia, rasa sakit, hanyalah sebuah bentuk respon hati kita terhadap kehidupan ini... jadi intinya, kita lah yang menentukan itu semua, tapi dengan catatan kita bisa menguasai hati ini,, Jika terlalu terbawa arus, maka, hanyalah kesedihan dan sakit yang kita rasakan berlarut larut
fyuuh....
sulit sekali memang untuk berdamai dengan hati.. semuanya butuh proses, butuh waktu,,
--
Ya Allah...
Lapangkan lah hati kami Ya Allah... mudah kan lah hati kami untuk menerima semua nya
kuat kan lah kami, hati kami semua Ya Allah....
dan, bahagiakan lah selalu.... amin Ya Allah... Ya Robbal Alamiin
-
--
Duhai otak... ooouuhh, pikiran ku....
jangan pernah lelah lah kau untuk terus berpikir
sesungguhnya aku (hati) sungguh berterima kasih untuk mu
engkau telah meramaikan hidup ini
tidak bisa dibayangkan jika engkau tidak hidup wahai otak,
mungkin kehidupanku terlampau menjadi sepii.... sendiri...
-
Wahai hati...
tenangkan lah nafsu mu
sabar lah dengan semuanya...
suatu saat, engkau akan menemukan belahan hati mu yang telah di janjikan oleh Nya
tugasmu hanya satu dalam kehidupan ini
yaitu : yakin
--
Wahai kehidupan
tolong kirimkan salamku untuk Penguasa Semesta ini
bantulah kami (hati + otak) dalam menjalani kehidupan ini
-
Wahai kamu...
pernahkah di antara lelap mu terdapat khayalan itu?
khayalan tentang bagaimana hati ini menjadi satu
khayalan tentang bagaimana otak ini selalu berusaha untuk menemukan jalan agar hati ini bisa bertemu..
hati ini, insyaAllah, untuk mu...
amin...
stalk... kata kata yang sering saya lakukan, dan sering dipikirkan,
dulu, pemahaman saya terhadap kata ini merupakan sebuah kata yang negatif, dengan imajinasi seseorang yang menyeramkan yang selalu membuntuti sesuatu yang menarik perhatiannya, dengan senyuman menyeringai dan pikiran yang aneh aneh
tapi, saat ini, terjadi pergeseran makna sepertinya, telah muncul istilah stalk dalam dunia maya, dan justru hal tersebut sangatlah mudah sekali. Dan tanpa terasa sepertinya kita juga sudah menjadi stalker, tanpa disadari,, wehehehe
stalk di dunia maya adalah suatu bentuk keingin tahuan, suatu bentuk perhatian terhadap orang tersebut, dan mungkin sebuah usaha untuk selalu ingin merasa bersamanya, dan dengan itu dapat mendoakan hal hal yang baik untuk nya...
--
hmm... kadang pernah terlintas di pikiran ini, Jika Anda adalah seorang stalker, sebenarnya apakah niat sejati Anda untuk selalu ingin mengetahui sesuatu yang Anda staking?
mungkin kah ada rasa suka di sana? atau rasa kangen kah di sana? hmm... atau kah rasa cinta ? .. (semoga saja, dan jika stalker itu saya maka saya jawab ya!! :P ),
atau hanyalah perasaan hanya ingin tahu bagaimana kabar nya saja?
yah apapun itu, pasti orang yang di-stalking, (jika dia mengerti ada orang yang stalk kepada dirinya) pastilah ia merasa senang, senang ada yang masih perhatian kepadanya, senang ternyata masih ada saja orang yang menyukai tingkah lakunya, senang ternyata masih ada saja orang yang mau melihat ke arah nya, senang ternyata masih ada orang yang masih penasaran dengannya...
Sebenarnya saya sudah mau resign jadi stalker, tekad itu sudah bulaaat sekali, namun seiring dengan waktu berjalan, ternyata hati ini sakit... seperti ada yang kosong,, akhirnya, setelah kira kira 2 minggu bertahan tanpa menengok kepada nya, akhirnya jebol juga pertahanan ini, langsung deh saya sign up lagi, saya daftar lagi untuk jadi stalker, hihihi.... (tetapi, dalam sejarah dunia ke stalkeran, hanya stalker konyol bin tolol yang terang terang menyatakan bahwa dirinya stalker abadi kepada orang yang disukainya, yang disayanginya, yang kaguminya.., dan itu lah saya :p #headbang# )
hmm....
apa jadinya ya jika dua orang manusia itu saling stalking ? pasti menyenangkan ya?, dengan tanpa mengetahui bahwa masing masing dari mereka tidak mengetahui bahwa dirinya is being stalked,, pasti begitu indah ya?,, rasanya seperti mempunya rahasia yang hanya mereka berdua saja yang tahu tanpa ada konfirmasi langsung, ya,, cukup konfirmasi dalam hati... saya yakin ... hati mereka berdua pasti tersambung, suatu saat nanti, tunggu saja, kita lihat bagaimana semesta memainkan perannya terhadap kisah mereka berdua... hati ini hanya yakin, pasti berakhir dengan indah... amin...
Di setiap saat dalam sejenak, otak ini berpikir tentang konsep konsep, angan-angan, tentang bagaimana nanti memulai sebuah sesuatu untuk masa depan. Semuanya masih berupa konsep , dan angan angan dalam pikiran yang masih belum real terjadi, bahkan tertulis pun tidak.
banyak yang selalu bertanya kepada saya , 'mau jadi apa kelak?'
saya pun menjawab 'tidak tahu' ,
jawaban ketidak tahuan diatas bukanlah jawab yang kosong. ada sebuah alasan yang penting di jawaban itu, alasan yang selama ini selalu saya pendam, dan sepertinya memang masuk akal bagi saya.
dalam berkehidupan ini saya melalui nya dengan rasa takut, semuanya saya ikuti dan jalani dengan rasa takut dan penasaran. Sebab dalam hati ini selalu terbesit 'bisakah?, jadikah? barokah kah? lancarkah?' karena pertanyaan itu lah saya tidak bisa menjawab secara pasti bagaimana nanti nya di masa depan, saya selalu bisa menjawabnya dalam hati, dan tidak mampu untuk mengungkapkannya secara nyata. mengapa ?
karena saya takut, itulah jawaban dari semuanya, saya takut untuk tidak direstui oleh Sang Pembuat Takdir. oleh karena itu saya jarang memberikan sebuah jawaban pasti tentang masa depan ini. Sebenarnya semua(atau mungkin secuil saja, hihihi) konsep masa depan telah berada di pikiran dan hati ini. namun untuk menjelaskan semuanya begitu sulitnya, hanya Allah dan hati ini saja yang mengetahuinya. Saya hanya memberikan catatan catatan kunci untuk itu semua
---
hal yang telah sukses saya wujudkan dalam konsep dalam pikiran ini adalah salah satunya yakni 'lepas dari ikatan kontrak' dengan orang tua. dan Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, dengan tenggat waktu yang telah direncanakan dalam hati ini. (selalu bersyukur untuk ini semua, meskipun terdapat banyak liku liku, tapi tetap Alhamdulillah... terima kasih Ya Allah,, alhamdulillah)
untuk konsep konsep masa depan yang lain, masih berada dalam hati dan pikiran ini. hati sebagai pencetus ide, dan pikiran/otak sebagai sesuatu yang memenej ide itu untuk ter realisasi dengan bijak dan tepat.
--
Semoga Allah melancarkan jalan bagi kita semua
mem barokah kan semua nya untuk kita
Yassir lanaa Ya Allah, hassil maqosidynaa, najjihna 'ala hadzal haal
amin....
-
Wassalaamu alaikum Wr. Wb :)
Pernahkah diantara kita semua, di suatu saat berpikir tentang sebuah spekulasi tentang kejadian dalam kehidupan ini, tentang rencana rencana, tentang semuanya yang ingin dilakukan dalam kehidupan ini di masa depan. Nah,,, Jika pada saat ini kita telah bisa menebak nebak tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang, pastinya kita akan siap dengan itu semua, kita harus siap juga dengan kemungkinan terburuknya juga, dan pastinya semuanya akan berjalan normal tanpa ada rasa penasaran, dan rasa terkejut, hmm,,,
Tapi untuk menjalani kehidupan ini dengan bijak, kemampuan seperti itu memang harus diasah, kita harus mampu untuk menempatkan bagaimana kelakuan kita dalam posisi tersebut, dalam kehidupan tersebut, berharap semuanya berjalan seperti yang diinginkan, dan memutuskan sesuatu lebih cepat dengan pertimbangan yang matang sebelumnya. itulah mungkin yang bisa disebut seorang yang bijak dalam kehidupan.
--
Namun, dalam banyak kehidupan ini, tidak banyak orang yang dilahirkan dengan kemampuan kebijakan seperti itu, hanya sedikit orang yang mau berpusing pusing untuk sejenak memikirkan tentang rencana-rencana masa depan dengan begitu rinci dan rumitnya, atau bahkan begitu sederhananya...
tapi menurut pikiran saya, bagi orang yang tidak mempunyai kemampuan atau bakat khusus tersebut, lebih baik dan lebih bijak jika kita harus mengerti dan menyadari tentang apa yang sedang terjadi di saat ini, di waktu ini, di sekarang ini. Hal ini justru lebih serius daripada point pertama diatas. Dengan menyadari tentang apa yang sedang terjadi, kita bisa lebih wara' (berhati-hati) dalam melakukan kehidupan ini, kita lebih berhati hati dalam tutur kata, lebih berhati-hati dengan mata kita, lebih berhati-hati dengan hati ini sendiri
kadang, semuanya lebih menarik jika kita memang sama sekali tidak mengerti tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, dengan kondisi tersebut, hati ini dipaksa untuk selalu berdzikir tentang pengharapan pengharapn yang baik, doa doa yang baik, mengharap kelancaran semuanya, mengharap keberuntungan dan kebarokahan dari Allah SWT, dan yang paling penting, hati ini senantiasa berdzikir 'astaghfirullah... ' memohon ampun atas kelakuan yang dirasa hati kurang pas dalam berkehidupan tadi dan sekarang untuk kemudian...
-
bahagia, itulah yang ingin dicapai semua manusia di dalam dunia ini, dalam kehidupan ini
kebahagiaan sejatinya terletak dalam hati ini, dengan suasana hati yang tenang dan selalu berpikiran positif tentang masa depan, insyaAllah hati ini akan tentram, akan damai, dan dengan semua proses kehidupan ini kita tertuntun untuk bisa membahagiakan hati ini.
dan bahagia, adalah suasana hati yang saling terkait dengan hati yang lain, dengan melihat hati yang lain bahagia, maka bahagialah hati ini, dengan mengerti itu semua, insyaAllah kebahagiaan hakiki dapat kita rasakan dengan nikmat... tinggal bagaimana kita menguatkan hati ini dari gangguan gangguan yang menggoyahkan suasana bahagia hati, itulah bagian tersulit dalam berkehidupan ini...
-
Ya Allah, bahagiakan lah hati hati kami semua Ya Allah
kuatkanlah hati hamba... kuatkan Ya Allah, hati kami begitu rapuh, kuatkanlah kami Ya Allah
Ampuni dosa dosa hamba, ampuni kami Ya Allah, atas semua yang telah terlalui, ampuni kami Ya Allah