HEDIR AKHMAD

Adalah sebuah blog tentang kehidupan, dan segala yang terjadi dan terpikirkan di dalamnya.


Kebahagiaan adalah tujuan kita dalam hidup ini

Allah menciptakan dunia ini dengan tujuan bahagia

Allah mengutus Rosulullah Shollallahu alaihi wasallam, sebagai duta kebahagian di dunia, sebagai ekspansi kebahagiaan, sebagai pembawa rahmat ke dalam kehidupan ini, kedalam dunia ini, pembawa rahmat kepada seluruh alam

Jadi, bagaimanapun orang yang menghalangi kebahagiaan seseorang yang lain, maka sesungguhanya dia sendiri telah menghalangi tugas Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa kabar gembira dan kebahagian, dan dia sendiri secara tidak sadar telah menghalangi Allah dalam tujuannya menciptakan dunia ini dengan bahagia sebagai tujuannya

Sesungguhnya kehidupan, agama, ilmu, jodoh, adalah sebagai media yang telah Allah ciptakan untuk mencapai kebahagiaan, semuanya yang ada dalam kehidupan ini adalah sebagai sarana yang bisa kita manfaatkan demi mencapai kebahagiaan haqiqi kelak.

--
Beberapa tingkatan cara untuk menemukan kebahagiaan hakiki...

yang pertama adalah dengan menjernihkan hati, dengan menghilangkan penyakit hati yang ada 3, yakni riya', dengki, dan sombong.
selama orang tersebut masih mempunyai 3 penyakit hati ini, maka mustahil dia akan merasakan kebahagiaan.


--

 Dasar kebahagiaan itu adalah damai

Adapun dasar dari damai itu dapat dicapai hanya dengan "qolbu saliim" , yakni hati yang selamat,

adapun "qolbu saliim" dapat diperoleh dengan "Toriqoh" , dan toriqoh sendiri ditempuh dengan ilmu tasawuf...

--

dan secara haqiqat , sesungguhnya kebahagiaan itu dapat di capai hanyalah dengan cinta

"Cinta kepada dan karena Allah"

coba perhatikan kalimat di atas, cinta kepada dan karena Allah,

cinta kepada sesuatu karena Allah, haqiqat nya merupakan suatu jalan mencintai kepada Allah...

mencintai karena Allah... Subhanallah....


bismillah...

banyak sekali permasalahan sekarang yang tidak bisa serta merta dengan cara menegakkan syariat semuanya akan berdampak kebaikan. Semuanya yang dibutuhkan di dunia ini sekarang adalah sebuah kebijakan yang berhikmah

sebab ulama' menentukan sebuah hukum syariat, semuanya adalah berorientasi ummat, maslahatul ummat, yakni kebaikan bagi ummat. Jadi hukum syariat dapat berubah dari wajib menjadi haram jika ada perubahan hikmah.

banyak contoh yang dapat kita jadikan pelajaran, misalnya poligami. Poligami itu halal, tapi yang lebih penting adalah, pelaku poligami itu harus sadar bahwa itu tidak baik untuk dia. Pelaku poligami harus sadar bahwa dia belum bisa berkelakuan adil. Dan banyak diantara orang yang melakukan poligami justru kehidupannya semakin hancur, banyak tindak kekerasan dalam rumah tangga, anak istri semuanya menjauh, dan bahkan hingga bercerai. Nah, apakah itu semua adalah tujuan kita menikah? Tidak.

Jadi dapat diambil kesimpulan sejenak, bahwa perkara halal nya poligami, untuk masa sekarang adalah tidak baik. Jika dengan melakukan ibadah itu dampaknya adalah suatu keburukan, maka jangan kerjakan hal tersebut. Sesungguhnya semua ibadah itu adalah kebaikan, dan akan berdampak kebaikan pula.

Contoh berikutnya adalah masalah Jihad. Jihad masa sekarang sudah jauh dari apa yang telah dicontohkan dan dikonsepkan pada jaman Rosulullah SAW. Konsep jihad bukanlah mencari syahid, bukan mencari kematian di jalan Allah dan menghalalkan segala cara, Konsep Jihad adalah bukan mati yakni KEMENANGAN. Dengan kemenangan dalam Jihad, maka semua ummat islam dapat hidup di jalan Allah dengan damai. Ya, itulah sebenarnya konsep berjihad. Dan ada sebuah fakta yang dapat menguatkan hal ini, sesungguhnya hanya 10% dari sahabat yang telah mati syahid di dalam Jihad fi sabilillah. Jika syahid menjadi tujuan, justru banyak orang yang mencita-citakan mati di jalan Allah, padahal Rosulullah SAW sendiri tidak mati dalam peperangan, 4 sahabat besar juga tidak mati dalam peperangan.

Syeikh Al Islam Ibn Taimiyah pernah melarang murid muridnya untuk amar ma'ruf nahi munkar. Jadi pada suatu saat di desa tersebut kedatangan para banga mongol yang terkenal suka merampok, membunuh, serta menjarah semua isi desa yang dilaluinya. kemudian ada seorang murid yang melihat mereka sedang mabuk mabuk an, dan dia ingin mencegah kemunkaran itu, kemudian ijin kepada gurunya untuk menegur mereka tentang mabuk itu adalah haram. Kemudian Syeikh Ibn Taimiyah melarangnya, atas dasar hikmah. Bahwa sesungguhnya, bangsa mongol itu akan lebih sedikit prilaku kejahatannya jika sudah mabuk. Jadi jika mereka sadar, maka mereka akan membunuh, menjarah dll, namun dengan mabuk , mereka tidak akan berbuat banyak, dan dengan sendirinya pergi meninggalkan desa tersebut. Inilah yang sebenarnya seorang yang bijak, Beliau memikirkan sisi hikmah nya daripada berpikir menurut textbook syariat.

jadi, berbijak lah dalam memutuskan sebuah kejadian dalam kehidupan ini. jangan hanya textbook thinking saja, berpikirlah semuanya berorientasi dalam hikmah

Wassalaamu alaikum Wr. Wb.

bismillah,

di pagi ini, saya ingin menjelaskan sebuah perbuatan manusia yang sepele, namun itu akan berdampak besar bagi dirinya terhadap Allah SWT

mujahir, dapat diartikan orang yang sering jahr(terang), jahr merupakan lawan dari sirr(sembunyi), sedangkan mujahirun adalah bentuh jamak dari mujahir (mujahir = 1 orang, mujahirun = lebih dari 3 orang/jamak)

mujahir di sini, merupakan perbuatan manusia yang suka menceritakan tentang aib nya ke manusia lain, dia menampakkan dosa dosa yang ia kerjakan secara personal dengan menceritakannya kepada manusia lain, dia membuka aibnya sendiri

padahal Allah telah menutup aib nya, dan menjaga rahasia nya dari orang lain, justru mujahir ini malah menceritakannya dengan bangga ke manusia lain, hal ini akan berdampak Allah tidak akan mengampuni dosa dosa yang telah kita buka aib tersebut kepada manusia yang lain

contoh seorang mujahir berucap :
"jiaah, ente cuman minum arak satu gelas, kaya ane nih, tadi malem dah ngabisin 5 botol !!!"
"apa ? ente cuman megang perempuan aja bangga, ane yang dah memperkosa 5 gadis nyantai aja tuh"

berikut adalah kutipan hadist agar lebih manteb
diriwayatkan Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda, " semua umatku akan diampuni kecuali MUJAHIRUN." Sahabat bertanya " apa yang dimaksud dgn mujahirun itu ya Rasulullah?

Rasulullah saw menjawab, " yakni orang yg melakukan perbuatan maksiat dimalam hari, dan Allah telah menutupi kesalahannya, namun ketika pagi ia berkata pada orang, "tadi malam saya telah melakukan ini dan ini".
Allah sudah menutupi kesalahannya, tapi ia sendiri yang menyingkapnya "  (HR Bukhari dan Muslim).

---

jadi, berhati hati lah dalam berkata kata, apalagi bercurhat kawan !!

ohya, jika menceritakan itu untuk mencari pencerahan tentang suatu hukum, misalnya tanya ke ustadz dll, insy diperbolehkan, tapi alangkah baiknya jika kita menceritakan dengan sebuah perumpamaan si Fulan

Wassalaamu alaikum Wr Wb.

Surabaya, 23 Nopember 2011, 5:45 WIB

Bismillah, subhanallah, alhamdulillah...

untuk seseorang yang telah dapat untuk memilih jalan dakwah sebagai kehidupannya, saya ucapkan selamat! Anda telah mencapai satu tingkatan diatas kami yang sedang berbingung ria dalam kehidupan ini.

Jalan dakwah yang engkau tempuh adalah merupakan sebuah usaha yang akan mendapatkan janji Allah, dan kau harus yakin untuk itu, jangan seperti kami yang masih bersenang senang dalam kebingungan kehidupan ini

lalui lah semuanya dengan tenang dan optimis, sesungguhnya janji Allah adalah mutlak! kita wajib percaya dan yakin untuk itu, tinggalkan lah urusan dunia sejenak untuk kehidupan mu, insyaAllah Allah akan menyukupimu semuanya dengan skenario yang indah, amin...

---

Bagi semuanya yang masih berbingung dalam kehidupan ini

sejenak, marilah kita ingat Allah, kita dalami arti kita hidup ini, arti semuanya yang terlintas di mata dan hati ini, apakah semuanya yang telah kita kerjakan adalah benar dan barokah ? hanya Allah Yang Maha Tahu

hanya satu yang dapat kita yakini untuk sekarang, janji Allah adalah mutlak,

kita hanya perlu berlaku kebaikan dan menjauhi kemungkaran, insyaAllah semuanya akan tercukupi dengan sendirinya, tak perlulah kita melakukan kebodohan yang jika dipikir lagi adalah merupakan sebuah usaha yang hanya menyita waktu efektif kita.

tapi itulah kita, itulah manusia, sering mengejar sesuatu yang belum pasti untuknya, dan selalu mendapatkan sugesti tentang pengharapan yang baik, selalu berhayal tentang keindahan kelak,

-

Allohumma Ya Allah, ampuni kami Ya Allah

semua dosa dosa kami, ampunilah, astaghfirullah....

bimbinglah hati ini untuk senantiasa berbuat kebaikan Ya Allah, ampuni kami...

kuatkan lah hati kami terhadap godaan dunia ini Ya Allah,, kuatkan kami, ampunilah kami...

amin...